- Polres Cirebon Kota Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Peredaran Obat Keras Terbatas
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
JUWITA Bekali Jurnalis Perempuan Sulteng Strategi Keamanan Digital dan Lawan KBGO

Keterangan Gambar : Ketua JUWITA, Kartini Nainggolan, menyampaikan materi dalam Pelatihan KBGO di Palu, Sabtu (23/8/2025). (Foto: Inul Irfani/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, PALU – Jurnalis Wanita Indonesia (JUWITA) bersama PT Donggi Senoro Liquefied Natural Gas (DSLNG) menggelar pelatihan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) bagi jurnalis perempuan dan jurnalis muda di Sulawesi Tengah.
Pelatihan bertema “Lawan Kekerasan Digital, Bangun Solidaritas Jurnalis Perempuan Muda” itu berlangsung di Hotel Jazz Palu, Sabtu (23/8/2025).
Baca Lainnya :
- Petani Petobo Genjot Produksi Bawang Goreng, Dorong Swasembada Pangan Lokal
- Harga Beras di Pasar Masomba Masih Bervariasi, Wakil Wali Kota Palu Lakukan Sidak
- Datang untuk Membesuk, Seorang Wanita Justru Diciduk Bawa Sabu di Mapolresta Palu
- Petani Tolitoli Lapor ke Banyak Lembaga, Gunardi AK: Tanah Mereka Masih Dikuasai Perusahaan Sawit
- PFI Palu Siapkan Pameran Foto Asa di Atas Patahan, Peringati 7 Tahun Bencana
Ketua JUWITA, Kartini Nainggolan, menyebut kegiatan ini sebagai upaya memperkuat kapasitas jurnalis perempuan agar mampu mengenali, mencegah, dan melindungi diri dari ancaman maupun serangan kekerasan berbasis gender di ruang digital.
“Jurnalis perempuan sangat rentan menjadi sasaran kekerasan berbasis gender online. Melalui pelatihan ini, kami ingin membekali mereka dengan pengetahuan, keterampilan, sekaligus jejaring dukungan agar tetap aman dan berdaya menjalankan profesinya,” ujarnya.
Selain soal keamanan digital, lanjut Kartini, pelatihan juga menekankan pentingnya solidaritas antarjurnalis perempuan. Dengan begitu, korban KBGO bisa mendapatkan dukungan, baik secara psikologis maupun advokasi.
Public and Media Relation Officer PT DSLNG, Reski Sululing, menegaskan bahwa dukungan perusahaan dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen terhadap kebebasan pers dan perlindungan jurnalis di Sulawesi Tengah.
“DSLNG sebagai salah satu perusahaan di Sulawesi Tengah sangat mendukung kerja-kerja jurnalistik. Kami berupaya agar jurnalis, khususnya jurnalis perempuan, dapat bekerja dengan aman tanpa adanya kekerasan. Karena itu, DSLNG berkolaborasi dengan JUWITA untuk menyelenggarakan pelatihan KBGO ini,” kata Reski.
Sebanyak 20 jurnalis dari berbagai media lokal dan nasional, serta mahasiswa, mengikuti pelatihan ini. Materi yang diberikan mencakup pengenalan bentuk-bentuk KBGO, strategi keamanan digital, hingga pendampingan psikologis bagi korban.
Beberapa narasumber yang hadir antara lain LBH APIK dengan materi pengantar KBGO dan dampaknya, Kartini Nainggolan yang membawakan strategi aman di media sosial dan penanganan doxing, Ketua AJI Palu 2021–2024 Yardin Hasan dengan materi kampanye KBGO dan produksi konten aman. (Nul)










