- Di Tengah Tekanan Inflasi, 5.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Keluarga Desil 1-4 di Morowali Utara
- Muhammadiyah Terbitkan Maklumat Hadapi Kemarau dan Karhutla, Serukan Salat Istisqa hingga Muhasabah
- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
Ratusan Warga Antre Panjang di Kantor Pos Palu untuk Pencairan BLTS
.jpg)
Keterangan Gambar : Ratusan warga antre panjang di Kantor Pos Palu untuk pencairan BLTS. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) di Kantor Pos Palu diwarnai antrean panjang, Rabu (26/11) pagi.
Ratusan keluarga penerima manfaat tampak memadati lokasi pencairan untuk menerima bantuan senilai Rp900 ribu per KPM yang mulai disalurkan sejak 21 November 2025.
Baca Lainnya :
- Palu Masuk Enam Besar Nasional Pengelolaan Sampah, Satu-satunya dari Sulawesi
- Kuota Turun Jadi 1.753, Jumlah Kloter Haji Sulteng 2026 Ikut Terpangkas
- Pecatur Berprestasi Nasional Turun di Turnamen Lokal, Rhezki Pratama Curi Perhatian di Piala Salumbo
- Fasilitas Peringatan Dini Tsunami di Palu Rusak, Kabel Sirine Hilang Dicuri
- Masjid Raya Baitul Khairaat Siap Difungsikan, Pemprov Siapkan Struktur Pengelola
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin menyatakan, BLTS Kesra mulai didistribusikan kepada 14.460 KPM dengan jumlah Rp900 ribu per KPM.
Imelda menjelaskan, penyaluran BLTS di Kota Palu berjalan dengan baik dan akan disalurkan di delapan kecamatan se-Kota Palu serta ditargetkan tuntas sebelum 30 November 2025.
Pemerintah Kota Palu juga mengapresiasi bantuan ini karena dinilai mampu membantu masyarakat, khususnya di tengah kenaikan harga kebutuhan menjelang akhir tahun.
“Alhamdulillah sebagian penerima sudah ada yang termasuk dalam pelaku-pelaku UMKM. Kami berharap BLTS Rp900 ribu ini bisa dijadikan tambahan modal sehingga bisa mengembangkan usaha mereka dan keluar dari garis kemiskinan,” ujar Imelda.
Sementara itu, General Manager Kantor Pos Cabang Utama Palu, Supriyantoro mengatakan pencairan BLTS telah dijadwalkan sesuai ketentuan, dimulai sejak 21 hingga 30 November 2025, dan masih diperpanjang hingga 11 Desember bagi KPM yang belum menerima bantuan.
“Untuk titik pencairannya kami sediakan di 3 titik itu ada di Kantor pos cabang utama jl prof moh yamin, Palu Barat, dan cabang tawaeli,” kata Supriyantoro.
Ia menambahkan, pencairan dilakukan secara fisik atau tunai sesuai persyaratan pemerintah untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh penerima manfaat.
Sosialisasi juga terus dimaksimalkan karena BLTS ini merupakan bantuan baru bagi sebagian KPM sehingga masih ada yang belum memahami prosedurnya.
“Untuk proyeksi hari ini kami bisa menyalurkan sekitar 1600an, mudah-mudahan bisa mencapai 85 persen. Kalau rata-rata harian penyaluran itu baru sekitar 65 persen,” ungkapnya.
BLTS ini menyasar warga yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSM) desil I hingga IV.
Secara keseluruhan, total penerima BLTS berjumlah 128.625 KPM, dengan penyaluran khusus wilayah klaster Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) dilakukan secara door to door oleh PT Pos Indonesia. (Rul/Nl)










