- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
- MUI Sulteng Imbau Umat Muslim se-Sulteng Gelar Salat Minta Hujan di Daerah Masing-Masing
- Rekor! Kualitas Udara Palu Semakin Memburuk, Partikel Polusi Tembus Ratusan
- Hati-Hati Beli Beras Mahal, Mentan Temukan Beras Berlabel Vitamin tapi Kandungannya Tidak Ada
- Segini Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg di Sulteng per 1 September 2026
Rencana Revitalisasi Hutan Kota Palu Demi Persiapan FORNAS 2027

Keterangan Gambar : Hutan Kota Palu, di Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali hutan kota Palu yang selama ini terbengkalai.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya persiapan Sulteng menjadi tuan rumah Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) 2027.
Baca Lainnya :
- Ribuan Rider Meriahkan Bhayangkara Otomotif 2025 di Palu
- Dealer Yadea Resmi Buka di Palu, Tawarkan Motor dan Sepeda Listrik Canggih
- Grand Sya Hotel Bangkit, Jadi Simbol Harapan Baru Pascabencana di Palu
- Dinkes Sulteng Lakukan Rapid Tes pada Kedatangan Jemaah Haji Sulteng
- Kloter Pertama Jemaah Haji Sulteng Tiba di Palu
“Hutan kota tinggal kita benahi,” ujar Anwar dalam sambutannya saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Sulteng periode 2024–2028 di Hotel BW Coco, Minggu (29/6) kemarin.
Menurut gubernur, hutan kota bisa difungsikan kembali sebagai venue penyelenggaraan FORNAS, sekaligus menjadi kawasan jantung kebugaran masyarakat untuk kegiatan olahraga.
Ia pun mendorong pengurus KORMI dan dinas terkait untuk segera berkoordinasi merealisasikan rencana tersebut.
Penunjukan Sulawesi Tengah sebagai calon tuan rumah FORNAS 2027 menjadi momentum penting untuk mempercepat pembenahan berbagai infrastruktur olahraga, termasuk revitalisasi ruang terbuka hijau yang sebelumnya terbengkalai.
Selain itu, Anwar juga menyinggung tantangan yang harus segera diatasi, yakni mempercepat pembentukan 35 Induk Organisasi Olahraga (Inorga) tambahan.
Saat ini, baru terdapat 40 Inorga dalam struktur KORMI Sulteng, sementara syarat minimal untuk menjadi tuan rumah FORNAS adalah 75 Inorga aktif.
“Kita harus jadi tuan rumah (FORNAS) 2027,” tegasnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Anwar Hafid juga menyatakan akan hadir langsung di ajang FORNAS ke-8 di Nusa Tenggara Barat pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2025 mendatang.
“Saya mesti ikut siapa tahu kita dapat bendera tuan rumah berikutnya,” ujarnya optimistis.
Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) merupakan event dua tahunan yang menghimpun berbagai cabang olahraga rekreasi dan masyarakat melalui KORMI. (Rul)










