- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
Sampaikan Doa dan Belasungkawa, Menag Harap Kasus Wafatnya Affan Ditangani Sesuai Hukum

Keterangan Gambar : Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar. (Foto: @nasaruddin_umar/Instagram)
Likeindonesia.com, Jakarta – Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menyampaikan doa dan belasungkawa atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia dalam aksi demonstrasi di Jakarta.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyampaikan bela sungkawa atas musibah yang menimpa saudara kita, Affan Kurniawan,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Jumat (29/8/2025), dikutip dari media sosial instagram pribadinya.
Baca Lainnya :
- LazycyberGroup
- Ahmad Sahroni Dirotasi dari Wakil Ketua Komisi III, NasDem: Bukan Gara-Gara Demo
- KPK: 8.400 Jemaah yang Sudah 14 Tahun Antre Haji Batal Berangkat 2024 karena Korupsi
- Bahlil: Tahun Depan Beli Elpiji 3 Kg Harus Pakai NIK, Warga Mampu Diminta Sadar Diri
- Dari Nissan GT-R sampai Ducati, KPK Pamer Kendaraan Mewah Hasil OTT Wamenaker
Menag mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Semoga beliau diterima di sisi Allah dan termasuk di antara syuhada karena mempertahankan idealisme yang diyakininya benar,” tambahnya.
Selain menyampaikan doa, Nasaruddin menekankan pentingnya penanganan kasus ini sesuai aturan hukum.
“Mari kita tuntaskan persoalan ini. Semoga yang benar-benar bersalah dikenakan hukuman sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.
Kepada keluarga almarhum, ia juga menyampaikan doa agar diberi ketabahan.
“Semoga Allah memberikan kekuatan dan kesabaran bagi keluarga dalam menerima kenyataan ini. Banyak doa mengiringi almarhum, semoga menjadi jalan kebaikan baginya,” tandasnya. (Nul)










