- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Sampaikan Doa dan Belasungkawa, Menag Harap Kasus Wafatnya Affan Ditangani Sesuai Hukum

Keterangan Gambar : Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar. (Foto: @nasaruddin_umar/Instagram)
Likeindonesia.com, Jakarta – Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menyampaikan doa dan belasungkawa atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia dalam aksi demonstrasi di Jakarta.
“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya menyampaikan bela sungkawa atas musibah yang menimpa saudara kita, Affan Kurniawan,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Jumat (29/8/2025), dikutip dari media sosial instagram pribadinya.
Baca Lainnya :
- LazycyberGroup
- Ahmad Sahroni Dirotasi dari Wakil Ketua Komisi III, NasDem: Bukan Gara-Gara Demo
- KPK: 8.400 Jemaah yang Sudah 14 Tahun Antre Haji Batal Berangkat 2024 karena Korupsi
- Bahlil: Tahun Depan Beli Elpiji 3 Kg Harus Pakai NIK, Warga Mampu Diminta Sadar Diri
- Dari Nissan GT-R sampai Ducati, KPK Pamer Kendaraan Mewah Hasil OTT Wamenaker
Menag mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. “Semoga beliau diterima di sisi Allah dan termasuk di antara syuhada karena mempertahankan idealisme yang diyakininya benar,” tambahnya.
Selain menyampaikan doa, Nasaruddin menekankan pentingnya penanganan kasus ini sesuai aturan hukum.
“Mari kita tuntaskan persoalan ini. Semoga yang benar-benar bersalah dikenakan hukuman sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.
Kepada keluarga almarhum, ia juga menyampaikan doa agar diberi ketabahan.
“Semoga Allah memberikan kekuatan dan kesabaran bagi keluarga dalam menerima kenyataan ini. Banyak doa mengiringi almarhum, semoga menjadi jalan kebaikan baginya,” tandasnya. (Nul)










