- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
Ahmad Sahroni Dirotasi dari Wakil Ketua Komisi III, NasDem: Bukan Gara-Gara Demo

Keterangan Gambar : Anggota DPR Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni. (Foto: ahmadsahroni88/Instagram)
Likeindonesia.com, Jakarta – Anggota DPR Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni, resmi dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR. Posisinya kini digantikan oleh Rusdi Masse Mappasessu.
Pergantian ini tertuang dalam surat Fraksi NasDem Nomor 758 tentang perubahan anggota Komisi I dan III DPR, yang ditandatangani Ketua Fraksi Viktor Laiskodat serta Sahroni sendiri selaku Bendahara Fraksi, tertanggal 29 Agustus 2025. Melalui keputusan tersebut, Sahroni dipindahkan menjadi anggota Komisi I DPR.
Baca Lainnya :
- KPK: 8.400 Jemaah yang Sudah 14 Tahun Antre Haji Batal Berangkat 2024 karena Korupsi
- Bahlil: Tahun Depan Beli Elpiji 3 Kg Harus Pakai NIK, Warga Mampu Diminta Sadar Diri
- Dari Nissan GT-R sampai Ducati, KPK Pamer Kendaraan Mewah Hasil OTT Wamenaker
- Kena Semprot Netizen, Sri Mulyani Akhirnya Naikkan Anggaran Guru dan Dosen hingga Rp274,7 Triliun
- Klarifikasi Royalti, Ahli Waris WR Soepratman Tegaskan Lagu Indonesia Raya Sudah Jadi Milik Negara
Meski begitu, Sekjen Partai NasDem Hermawi Taslim menegaskan pencopotan ini tidak ada hubungannya dengan pernyataan Sahroni soal demo mahasiswa yang sempat menuai sorotan publik.
“Hanya rotasi rutin, tidak ada pencopotan. Hanya penyegaran,” kata Hermawi, Jumat (29/8), dikutip dari cnnindonesia.com.
Hermawi juga menepis anggapan bahwa langkah ini buntut dari komentar kontroversial Sahroni yang pernah menyebut para pedemo di bawah umur sebagai “orang brengsek”. Menurutnya, keputusan rotasi itu merupakan bagian dari dinamika biasa di internal fraksi.
Komisi III DPR selama ini membidangi urusan hukum dan keamanan, dengan Polri sebagai salah satu mitra kerja utama. Kini, kursi Wakil Ketua Komisi III beralih ke Rusdi Masse, sementara Sahroni mulai bertugas di Komisi I. (Bim/Nl)










