- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
565 Pemudik Diberangkatkan dalam Program Berani Mudik Gratis Nataru 2025 di Palu

Keterangan Gambar : Pemprov Sulteng melepas peserta Program Berani Mudik Gratis Nataru 2025 di depan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Senin (22/12) pagi. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melepas peserta Program Berani Mudik Gratis Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di depan Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jalan Sam Ratulangi, Kota Palu, Senin (22/12) pagi.
Program mudik gratis ini bertujuan mengurangi kepadatan dan kemacetan arus lalu lintas di jalan raya, sekaligus meningkatkan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menjelang Natal dan Tahun Baru.
Baca Lainnya :
- Pohon Peneduh di Depan Rujab Gubernur Sulteng Ditebang Tanpa Izin, Anwar Hafid Minta Pelaku Dicari
- Vespa Literasi Hadirkan Lapak Baca Keliling di Desa-desa Parigi Moutong
- Pulang Bawa Medali SEA Games Thailand 2025, Dua Atlet Disambut Langsung Gubernur dan KONI Sulteng
- Ayah Hadir Terima Rapor di SMPN 9 Palu, Wujud Nyata Gerakan Ayah Teladan Indonesia
- Basarnas Palu Siagakan 98 Personel dan Alut Laut Hadapi Nataru
Sebanyak 565 orang pemudik diberangkatkan menggunakan 41 unit kendaraan menuju sejumlah daerah tujuan, di antaranya Palu, Poso, Ampana, Luwuk, Tentena, Morowali Utara, Morowali, Kota Raya, Tolitoli, dan Buol.
Salah satu pemudik, Nidia Sorani Sagulani, menilai program mudik gratis tersebut sangat membantu masyarakat, terutama dari sisi pembiayaan perjalanan.
“Program mudik gratis ini sangatlah bagus sehingga memudahkan seluruh para pemudik bisa naik ke bus dengan tanpa pemungut biaya apapun,” ujarnya.
Ia mengaku bersyukur bisa mengikuti program tersebut karena dapat pulang ke kampung halaman untuk merayakan Natal bersama keluarga.
Menurut Nidia, kemudahan yang diberikan pemerintah membuat masyarakat tidak perlu terbebani ongkos transportasi.
“Sehingga torang bisa pulang ke kampung, bisa merayakan Natal sama keluarga maupun sanak saudara dengan menggunakan bus gratis ini,” katanya.
Nidia menjelaskan, dirinya bersama teman dan sepupu mengetahui informasi mudik gratis tersebut dari tetangga dan media sosial.
Ia juga menyebut persyaratan pendaftaran relatif mudah, hanya dengan membawa kartu keluarga atau kartu tanda penduduk.
“Ke depannya semoga ada lagi bis gratis ini, sehingga bisa memudahkan masyarakat untuk menumpangi secara gratis tidak tanpa memungut biaya apapun,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan, Berani Mudik Gratis Nataru 2025 merupakan program resmi pemerintah daerah yang sebelumnya juga telah dilaksanakan pada momen Idul Fitri.
Ia menjelaskan, program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya umat Nasrani yang ingin merayakan Natal, serta warga yang hendak pulang kampung menyambut Tahun Baru di daerah masing-masing.
“Jadi ini adalah program resmi, program berani dalam rangka membantu keluarga kita yang ingin mudik seperti yang pernah kita lakukan pada saat Idul Fitri kemarin,” ujar Anwar Hafid.
Gubernur menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis cukup tinggi.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah pun menargetkan hingga seribu orang pemudik dapat terlayani selama masa Natal dan Tahun Baru tahun ini.
“Alhamdulillah juga antusias, kita targetkan 1.000 orang pemudik dalam masa raya Natal tahun ini. Semoga ini bisa membantu meringankan mereka yang rindu kepada kampung halaman,” pungkasnya. (Rul/Nl)










