- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
BPJN Sulteng: Jembatan Palu IV dan Elevated Road Tak Diperuntukkan Bagi Pejalan Kaki hingga Pesepeda
.jpg)
Keterangan Gambar : Sejumlah kendaraan melintas di elevated road saat uji coba lalu lintas terbatas, Senin sore (9/2/2026). (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah menegaskan bahwa Jembatan Palu IV dan elevated road tidak diperuntukkan bagi pejalan kaki, pesepeda, maupun aktivitas berjualan.
Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang S. Razak, menjelaskan, berdasarkan perencanaan dan desain awal, infrastruktur tersebut difungsikan khusus untuk lalu lintas kendaraan.
Baca Lainnya :
- Uji Coba Lalu Lintas Jembatan Palu IV Digelar, Evaluasi Simpang Jadi Perhatian
- Jelang Ramadan, Satgas Sapu Bersih Temukan Minyak Kita Dijual di Atas HET di Pasar Palu
- Warga Palu yang Punya Kerja Makin Banyak, Bertambah 3.088 Orang
- KONI Sulteng Apresiasi Padel yang Kian Populer di Kota Palu
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo
“Secara perencanaan dan desain, fungsi jalan ini memang tidak diperuntukkan bagi pejalan kaki, pesepeda, maupun aktivitas berjualan,” ujar Bambang saat kegiatan uji coba lalu lintas terbatas di Jembatan Palu IV dan elevated road, Senin sore (9/2/2026).
Ia menyebutkan, jembatan Palu IV dan elevated road sudah dapat difungsikan untuk mendukung konektivitas kendaraan, termasuk kendaraan berat, terutama guna menunjang jalur logistik dan akses kawasan pesisir.
“Secara prinsip, Jembatan Palu IV dan elevated road, termasuk Jalan Cumi-cumi dan Jalan Rajamoili, pada dasarnya sudah dapat difungsikan,” pungkas Bambang.
Diketahui, setelah proses pengerjaan rampung, kawasan Jembatan Palu IV dan elevated road kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga maupun berjualan. Namun, pemanfaatan tersebut tidak sejalan dengan peruntukan awal pembangunan infrastruktur yang difokuskan untuk lalu lintas kendaraan. (Rul/Nul)




.jpg)





