- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
- Ratusan Skater Ramaikan Go Skateboarding Day 2026 di Palu
BPJN Sulteng: Jembatan Palu IV dan Elevated Road Tak Diperuntukkan Bagi Pejalan Kaki hingga Pesepeda
.jpg)
Keterangan Gambar : Sejumlah kendaraan melintas di elevated road saat uji coba lalu lintas terbatas, Senin sore (9/2/2026). (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah menegaskan bahwa Jembatan Palu IV dan elevated road tidak diperuntukkan bagi pejalan kaki, pesepeda, maupun aktivitas berjualan.
Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang S. Razak, menjelaskan, berdasarkan perencanaan dan desain awal, infrastruktur tersebut difungsikan khusus untuk lalu lintas kendaraan.
Baca Lainnya :
- Uji Coba Lalu Lintas Jembatan Palu IV Digelar, Evaluasi Simpang Jadi Perhatian
- Jelang Ramadan, Satgas Sapu Bersih Temukan Minyak Kita Dijual di Atas HET di Pasar Palu
- Warga Palu yang Punya Kerja Makin Banyak, Bertambah 3.088 Orang
- KONI Sulteng Apresiasi Padel yang Kian Populer di Kota Palu
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo
“Secara perencanaan dan desain, fungsi jalan ini memang tidak diperuntukkan bagi pejalan kaki, pesepeda, maupun aktivitas berjualan,” ujar Bambang saat kegiatan uji coba lalu lintas terbatas di Jembatan Palu IV dan elevated road, Senin sore (9/2/2026).
Ia menyebutkan, jembatan Palu IV dan elevated road sudah dapat difungsikan untuk mendukung konektivitas kendaraan, termasuk kendaraan berat, terutama guna menunjang jalur logistik dan akses kawasan pesisir.
“Secara prinsip, Jembatan Palu IV dan elevated road, termasuk Jalan Cumi-cumi dan Jalan Rajamoili, pada dasarnya sudah dapat difungsikan,” pungkas Bambang.
Diketahui, setelah proses pengerjaan rampung, kawasan Jembatan Palu IV dan elevated road kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga maupun berjualan. Namun, pemanfaatan tersebut tidak sejalan dengan peruntukan awal pembangunan infrastruktur yang difokuskan untuk lalu lintas kendaraan. (Rul/Nul)










