- Karhutla Tersebar di 8 Wilayah Sulteng, Pemprov Gelar Rakor Antisipasi Lonjakan Kebakaran September
- Muhammadiyah Telah Tetapkan Awal Puasa 2027, Mulai 8 Februari
- Ketua KONI Sulteng Buka Savana Buutiba Trail Run 2026, Olahraga Sekaligus Nikmati Alam Sigi
- Perubahan Anggaran Sulteng 2026 Disepakati, Pemprov Pastikan Tetap Berpihak kepada Rakyat
- Peringatan Dini Potensi Karhutla Sulteng 7 Hari ke Depan, BMKG Imbau Warga Tak Bakar Lahan
- Tak Hanya Pertalite, Pembeli LPG 3 Kg Juga Bakal Diatur Berdasarkan Desil
- Polda Sulteng Ungkap Kronologi Penembakan di Jalan Tombolotutu, Berawal dari Persoalan Parkir
- BMKG Catat 187 Hotspot di Sulawesi Tengah, Tersebar di 8 Kabupaten
- BMKG Pastikan Asap Karhutla Kalimantan Tak Mengarah ke Palu, Arah Angin Jadi Faktor Utama
- Pra Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Digelar, Tersangka Masuk dari Belakang Rumah
Warga Palu yang Punya Kerja Makin Banyak, Bertambah 3.088 Orang

Keterangan Gambar : Ilustrasi pekerja. (Foto : iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu - Warga Kota Palu yang memiliki pekerjaan terus bertambah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), jumlah penduduk yang bekerja pada Agustus 2025 tercatat sebanyak 195.471 orang, atau bertambah 3.088 orang dibandingkan Agustus 2024.
Seiring dengan itu, jumlah angkatan kerja di Palu juga meningkat menjadi 207.048 orang, naik 3.196 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) turut mengalami kenaikan sebesar 0,06 persen poin.
Baca Lainnya :
- Sejumlah Pemuda Datangi Kantor Desa Ampibabo, Tuntut Transparansi Anggaran hingga Aset Pemuda
- Berani Ba Gass di Banggai Jadi Daya Tarik Sport Tourism, Ribuan Warga Hadir
- KONI Sulteng Apresiasi Padel yang Kian Populer di Kota Palu
- Anak 10 Tahun Tenggelam di Pantai Leok Buol Ditemukan Meninggal
- Ekonomi Sulteng Tumbuh 8,47 Persen di 2025, PDRB Tembus Rp415 Triliun
BPS Kota Palu menyebut, peningkatan penyerapan tenaga kerja paling besar terjadi di sektor jasa.
"Lapangan usaha yang mengalami peningkatan penyerapan tenaga kerja terbesar adalah sektor Jasa," jelas BPS Kota Palu dalam laporan Berita Resmi Statistik, dikutip Sabtu (7/2/2026).
Sektor ini mencakup perdagangan, rumah makan dan jasa akomodasi, transportasi, pergudangan dan komunikasi, lembaga keuangan, real estate, usaha persewaan dan jasa perusahaan, serta jasa kemasyarakatan, sosial, dan perorangan. Secara keseluruhan, sektor jasa menyerap tambahan 4.554 tenaga kerja.
Sementara itu, penduduk yang bekerja di sektor formal pada Agustus 2025 tercatat sebanyak 106.055 orang atau 54,26 persen dari total penduduk bekerja. Meski masih mendominasi, persentase pekerja formal ini turun 1,26 persen poin dibandingkan Agustus 2024.
Di sisi lain, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Palu pada Agustus 2025 berada di angka 5,59 persen, turun 0,04 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan pasar kerja Palu terus bergerak, meski dengan laju yang relatif tipis. (Nul/Nl)










