- Perubahan Anggaran Sulteng 2026 Disepakati, Pemprov Pastikan Tetap Berpihak kepada Rakyat
- Peringatan Dini Potensi Karhutla Sulteng 7 Hari ke Depan, BMKG Imbau Warga Tak Bakar Lahan
- Tak Hanya Pertalite, Pembeli LPG 3 Kg Juga Bakal Diatur Berdasarkan Desil
- Polda Sulteng Ungkap Kronologi Penembakan di Jalan Tombolotutu, Berawal dari Persoalan Parkir
- BMKG Catat 187 Hotspot di Sulawesi Tengah, Tersebar di 8 Kabupaten
- BMKG Pastikan Asap Karhutla Kalimantan Tak Mengarah ke Palu, Arah Angin Jadi Faktor Utama
- Pra Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu Digelar, Tersangka Masuk dari Belakang Rumah
- Atasi Gangguan Suplai Pertalite di SPBU Palu, Pertamina Andalkan Pasokan dari Poso dan Bau-Bau
- Reses Anggota DPRD Kota Palu, Erman Lakuana Serap Aspirasi Warga Palu Timur dan Mantikulore
- Pemprov Sulteng Pastikan Pertalite di Palu Kembali Normal Usai Terjadi Kelangkaan
Perubahan Anggaran Sulteng 2026 Disepakati, Pemprov Pastikan Tetap Berpihak kepada Rakyat

Keterangan Gambar : Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama DPRD Sulteng menyepakati perubahan rencana anggaran daerah untuk tahun 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Sulteng, Jumat (28/8/2026). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama DPRD Sulteng menyepakati perubahan rencana anggaran daerah untuk tahun 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Sulteng, Jumat (28/8/2026).
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2026.
Baca Lainnya :
- Bangun Taman Baca di Lahan Sampah, Bhabinkamtibmas Diganjar Penghargaan dari Kapolda
- OJK Sulteng Buka Layanan Pengaduan untuk Korban Keuangan Ilegal
- Puluhan Warga Palu Datangi Kantor OMC, Akun Terblokir dan Uang Tak Bisa Ditarik
- Gedung TK Kemala Bhayangkari 01 Sulteng Kembali Dibuka Usai Renovasi Total
- 352 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMPN 4 Palu, KBM Dimulai 14 Juli
Perubahan anggaran dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi daerah, termasuk perubahan pendapatan, belanja, serta kebutuhan program pembangunan yang menjadi prioritas.
Dalam rapat tersebut, Pemprov Sulteng menegaskan perubahan anggaran tetap diarahkan untuk kepentingan masyarakat.
“Muara dari semuanya ini adalah untuk kepentingan rakyat. Ini merupakan komitmen kita bersama antara pemerintah daerah dan DPRD,” ujar Gubernur Sulteng, Anwar Hafid.
Ia mengatakan pembangunan harus tetap berjalan meski kondisi ekonomi menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, anggaran yang dikelola pemerintah diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Anwar juga mengapresiasi Badan Anggaran DPRD Sulteng dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah membahas usulan perubahan anggaran.
Menurutnya, kesepakatan tersebut bukan sekadar proses administrasi, tetapi bagian dari tanggung jawab pemerintah dan DPRD untuk memastikan anggaran digunakan secara tepat.
“Ini bukan sekadar proses administrasi, tetapi bentuk tanggung jawab bersama dalam memastikan setiap anggaran yang dikelola pemerintah benar-benar memberikan dampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Perubahan KUA-PPAS 2026 selanjutnya menjadi landasan dalam penyusunan Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan APBD Sulteng Tahun Anggaran 2026.
Pemprov Sulteng berharap program yang telah disepakati dapat dilaksanakan secara konsisten, tepat sasaran, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. (nul)









