BMKG Catat 187 Hotspot di Sulawesi Tengah, Tersebar di 8 Kabupaten

By Inul Irfani 28 Agu 2026, 09:53:36 WIB Iklim
BMKG Catat 187 Hotspot di Sulawesi Tengah, Tersebar di 8 Kabupaten

Keterangan Gambar : Peta sebaran Titik Panas (Hostpot Map) di wilayah Sulawesi Tengah per 26 Agustus 2026. (Foto: Dok. BMKG SPAG Lore Lindu Bariri)


Likeindonesia.com, PALU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 187 titik panas atau hotspot terdeteksi di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah.


Data tersebut berdasarkan Peta Sebaran Titik Panas (Hotspot Map) Provinsi Sulawesi Tengah yang dipantau pada 26 Agustus 2026 pukul 00.03 WIB.

Baca Lainnya :


Dari total 187 titik panas yang terdeteksi, sebanyak 14 titik memiliki tingkat kepercayaan tinggi, sementara 173 titik lainnya berada pada tingkat kepercayaan sedang.


Sebaran titik panas tersebut terdeteksi di delapan kabupaten di Sulawesi Tengah, yakni Buol, Parigi Moutong, Donggala, Sigi, Poso, Tojo Una-Una, Banggai, dan Banggai Laut.


BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Lore Lindu Bariri menyebut keberadaan titik panas dapat menjadi indikasi adanya potensi kebakaran vegetasi dan lahan, terutama pada lokasi yang terdeteksi memiliki tingkat kepercayaan tinggi.


Meski demikian, BMKG menegaskan titik panas tidak selalu berarti telah terjadi kebakaran. Namun, keberadaannya perlu diwaspadai, khususnya ketika kondisi lingkungan sedang kering.


Masyarakat yang berada di sekitar wilayah dengan sebaran titik panas diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta dampak yang dapat ditimbulkannya, termasuk penurunan kualitas udara akibat asap.


BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari pembakaran lahan dan sampah secara terbuka serta tidak membuang sumber api seperti puntung rokok di area yang mudah terbakar.


Apabila menemukan indikasi kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak berwenang agar dapat ditangani sejak dini dan mencegah api meluas.


“Jangan tunggu api membesar! Cegah sejak dini, lindungi lingkungan dan kualitas udara kita bersama,” imbau BMKG SPAG Lore Lindu Bariri, Kamis (27/8/2026). (nul)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.