- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
Bukan Cuma Scroll Medsos, Gen Z Kini Lebih Suka Baca Dibanding Milenial dan Gen X

Keterangan Gambar : Ilustrasi gen z membaca buku. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Jakarta - Kebiasaan menghabiskan waktu dengan scroll media sosial (medsos) perlahan mulai bergeser di kalangan Generasi Z. Data terbaru menunjukkan, generasi muda ini kini justru lebih tertarik mengisi waktu luang dengan membaca dibandingkan generasi sebelumnya.
Survei lembaga riset Jakpat pada semester kedua 2025 mencatat, minat baca Gen Z menjadi yang tertinggi di Indonesia. Sebanyak 26 persen responden Gen Z mengaku aktif membaca buku, komik, atau novel digital. Angka ini melampaui Generasi Milenial yang berada di level 20 persen dan Gen X sebesar 18 persen.
Baca Lainnya :
- Pecinta Gorengan Wajib Tahu, Makan Satu Bakwan Harus Treadmill 15 Menit
- Pemerintah Ubah Aturan, Beli Kartu Perdana Kini Wajib Verifikasi Wajah
- Upacara Sekolah Ada Aturan Baru, Kini Wajib Baca Ikrar Pelajar dan Nyanyi Lagu Rukun Sama Teman
- Pesawat Smart Air Tujuan Kaimana Jatuh di Pantai Nabire, Semua Penumpang Selamat
- Siswa Kini Dilarang Membawa Pulang MBG, Harus Dihabiskan di Sekolah
Temuan tersebut sekaligus menandai perubahan pola konsumsi hiburan digital. Saat aktivitas membaca meningkat, penggunaan media sosial justru mengalami penurunan. Platform seperti YouTube, Instagram, dan TikTok tercatat turun 9 persen menjadi 83 persen.
Penurunan paling signifikan terjadi pada layanan streaming video atau OTT. Konsumsi platform seperti Netflix, Vidio, dan Viu anjlok tajam dari 48 persen menjadi hanya 14 persen dalam kurun waktu satu tahun.
Head of Research Jakpat, Aska Primardi, menilai pergeseran ini dipicu oleh kejenuhan terhadap konten digital yang serba instan dan berulang. Menurutnya, Gen Z mulai mencari aktivitas yang memberi ketenangan sekaligus nilai lebih.
“Gen Z kini cenderung mengalihkan waktu layar mereka dari konsumsi konten pasif yang repetitif menuju aktivitas membaca yang dianggap lebih memberikan kedalaman makna dan ketenangan mental,” ujar Aska dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026), dikutip dari cnnindonesia.
Ia menambahkan, di kalangan anak muda, membaca bahkan mulai bertransformasi menjadi simbol status dan identitas baru.
Fenomena ini juga sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat kenaikan Indeks Tingkat Kegemaran Membaca nasional, dari 66,77 persen pada 2023 menjadi 72,44 persen pada 2024.
Bagi generasi muda, buku kini tak lagi dipandang sebatas kewajiban akademik. Membaca perlahan menjelma menjadi bagian dari gaya hidup sehat sekaligus ruang untuk menemukan jati diri yang lebih dari sekadar aktivitas pengisi waktu. (Nul/Nl)










