- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
Pecinta Gorengan Wajib Tahu, Makan Satu Bakwan Harus Treadmill 15 Menit

Keterangan Gambar : Ilustrasi bakwan. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat, khususnya pecinta gorengan, agar lebih sadar terhadap asupan kalori dari camilan sehari-hari. Ia mencontohkan, satu biji bakwan saja harus dibayar dengan olahraga treadmill selama 15 menit.
Budi mengaku pernah menjadi penggemar gorengan. Dalam sekali mencamil, ia bisa mengonsumsi tiga hingga empat gorengan. Namun setelah dihitung, total kalori dari kebiasaan tersebut bisa mencapai 300 hingga 450 kalori.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Ubah Aturan, Beli Kartu Perdana Kini Wajib Verifikasi Wajah
- Upacara Sekolah Ada Aturan Baru, Kini Wajib Baca Ikrar Pelajar dan Nyanyi Lagu Rukun Sama Teman
- Pesawat Smart Air Tujuan Kaimana Jatuh di Pantai Nabire, Semua Penumpang Selamat
- Siswa Kini Dilarang Membawa Pulang MBG, Harus Dihabiskan di Sekolah
- Indonesia Punya Lapangan Padel Terbanyak di ASEAN, Mayoritas Ada di Kota Ini
“Untuk orang dengan berat badan 70 kilogram seperti saya, itu tuh harus lari 5 kilometer,” ujar Budi dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, @bgsadikin, dikutip Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan, satu gorengan seperti bakwan, tahu isi, atau tempe goreng umumnya mengandung sekitar 100 hingga 150 kalori. Meski porsinya terlihat kecil, gorengan tidak memberikan rasa kenyang yang cukup.
“Kalau makan satu gorengan seperti ini, nggak bikin kenyang kita. Kalorinya antara 100 sampai 150. Nah, gara-gara makan cuma satu kayak gini, saya harus treadmill 15 menit,” katanya.
Menurut Budi, kebiasaan mencamil gorengan sering kali dilakukan tanpa disadari. Semua jenis gorengan digoreng dalam minyak panas dan biasanya dilapisi tepung, sehingga kandungan kalorinya tetap tinggi meski ukurannya kecil.
Ia pun mengingatkan, kenaikan berat badan yang sering dikeluhkan masyarakat bisa berasal dari kebiasaan mengonsumsi gorengan secara berlebihan.
Alih-alih menjadikan gorengan sebagai camilan rutin, Budi mendorong masyarakat untuk membiasakan diri mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.
“Mulai sekarang makanlah yang gizi seimbang,” tegasnya.
Pola makan seimbang, menurutnya, mencakup karbohidrat kompleks, protein, serta serat yang cukup. Dengan begitu, kebutuhan energi tetap terpenuhi tanpa harus menumpuk kalori berlebih dari camilan yang digoreng. (Nul/Nl)










