- Kekeringan Melanda 9 Desa di Parimo, 1.400 Hektare Sawah Terdampak
- Karhutla di Tojo Una-Una Hanguskan 54 Hektare Lahan
- Sulteng Masuk 10 Besar Provinsi dengan Kehilangan Hutan Terbanyak akibat Karhutla
- BMKG Keluarkan Peringatan Dini Kekeringan, 7 Kabupaten Sulteng Masuk Kategori Waspada
- Antrean Pertalite Mengular di Palu, Pertamina Pastikan Stok Normal
- Pemerintah Bakal Buka Seleksi CPNS Awal 2027, Kebutuhan Guru Capai 526 Ribu
- Walatana Didorong Jadi Role Model Pertanian Modern di Sulawesi Tengah
- Punya 8 Bandara, Sulteng Masuk Jajaran Provinsi dengan Bandara Terbanyak di Indonesia
- Sulteng Salurkan Rp1 Miliar untuk Warga Terdampak Gempa NTT
- Geliat Kemerdekaan dari Lindu, Fathur Razaq Ajak Warga Jaga Persaudaraan, Adat, dan Alam
Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp45 Ribu, DPRD Palu Ingatkan Pangkalan Jangan Ambil Kesempatan

Keterangan Gambar : Gas elpiji. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, PALU – Harga gas elpiji 3 kilogram di Kota Palu kembali melonjak, bahkan dilaporkan mencapai Rp45 ribu per tabung di beberapa pangkalan. Lonjakan harga ini menjadi perhatian serius anggota Komisi B DPRD Kota Palu, Nurhalis Nur.
Politisi PKS ini mengaku menerima banyak keluhan dari warga terkait tingginya harga gas melon. Menurut Nurhalis, kebutuhan masyarakat akan elpiji cenderung meningkat selama bulan Ramadan, sehingga pemerintah harus melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok.
Baca Lainnya :
- DPRD Soroti Bus Transpalu: Banyak Anggaran, Penumpang Sedikit
- DPRD Palu Dukung Pembentukan Satgas PKA, Perjuangkan Hak Warga atas Lahan
- DPRD Palu Garap Pemetaan Area Tambang, Fokus Kumpulkan Data Lengkap
- DPRD Palu Soroti 207 PPPK Siluman, Minta Segera Diberhentikan
- Catat Tanggalnya, Berani Buka Puasa Nambaso Bakal Digelar di Depan Kantor Gubernur Sulteng
Nurhalis menegaskan pangkalan gas tidak boleh memanfaatkan kondisi ini untuk mengambil keuntungan lebih.
”Kami menyampaikan kembali kepada pangkalan untuk tidak mengambil kesempatan dalam kondisi-kondisi seperti ini," ujarnya.
Ia turut mendesak Pemerintah Kota Palu melakukan sidak lapangan dan menyelenggarakan pasar murah sebagai langkah konkret agar harga elpiji tetap sesuai HET.
“Paling tidak (pemerintah) melakukan kegiatan pasar murah atau sidak terkait itu untuk mengantisipasi kelangkaan Elpiji 3 kg di tengah masyarakat kita, mengingat harganya sudah melampaui HET,” tegas Nurhalis. (Nl/Nl)





1.jpg)




