- Di Tengah Tekanan Inflasi, 5.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Keluarga Desil 1-4 di Morowali Utara
- Muhammadiyah Terbitkan Maklumat Hadapi Kemarau dan Karhutla, Serukan Salat Istisqa hingga Muhasabah
- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
Hujan Lebat Picu Banjir, Jalur Air di Parigi Barat Perlu Dinormalisasi

Keterangan Gambar : Banjir di Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong. (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Parigi Moutong — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (10/10/2025) sore, mengakibatkan banjir di dua desa di Kecamatan Parigi Barat, masing-masing Desa Baliara dan Desa Air Panas.
Banjir terjadi sekitar pukul 17.30 WITA setelah curah hujan tinggi membuat air meluap dan menggenangi jalan desa serta permukiman warga di sejumlah titik.
Baca Lainnya :
- Air Meluap ke Permukiman, Banjir Genangi Dua Desa di Parigi Moutong
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Melonguane, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik Sulut
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
- Banjir dan Longsor Landa Tojo Una-Una, Akses Jalan Trans Ampana–Poso Sempat Terputus
Di Desa Baliara, air sempat menutup akses jalan utama, sementara di Desa Air Panas masih dilakukan pendataan terkait dampak yang ditimbulkan.
Meski genangan air meluas, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah turun ke lokasi untuk melakukan assessment serta berkoordinasi dengan aparat desa setempat dalam penanganan awal.
BPBD juga mencatat kebutuhan mendesak saat ini adalah normalisasi jalur air di Desa Baliara, guna memperlancar aliran dan mencegah luapan kembali jika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Hingga malam hari, banjir di Desa Baliara dilaporkan telah surut, sementara situasi di Desa Air Panas berangsur normal.
Laporan ini bersumber dari TRC dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, BPBD Kabupaten Parigi Moutong, serta aparat Desa Baliara. (Rul/Nl)










