- Situasi di Nunu dan Anoa Berangsur Kondusif, Satu Terduga Pelaku Telah Diamankan
- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
Hujan Lebat Picu Banjir, Jalur Air di Parigi Barat Perlu Dinormalisasi

Keterangan Gambar : Banjir di Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong. (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Parigi Moutong — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (10/10/2025) sore, mengakibatkan banjir di dua desa di Kecamatan Parigi Barat, masing-masing Desa Baliara dan Desa Air Panas.
Banjir terjadi sekitar pukul 17.30 WITA setelah curah hujan tinggi membuat air meluap dan menggenangi jalan desa serta permukiman warga di sejumlah titik.
Baca Lainnya :
- Air Meluap ke Permukiman, Banjir Genangi Dua Desa di Parigi Moutong
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Melonguane, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik Sulut
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
- Banjir dan Longsor Landa Tojo Una-Una, Akses Jalan Trans Ampana–Poso Sempat Terputus
Di Desa Baliara, air sempat menutup akses jalan utama, sementara di Desa Air Panas masih dilakukan pendataan terkait dampak yang ditimbulkan.
Meski genangan air meluas, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah turun ke lokasi untuk melakukan assessment serta berkoordinasi dengan aparat desa setempat dalam penanganan awal.
BPBD juga mencatat kebutuhan mendesak saat ini adalah normalisasi jalur air di Desa Baliara, guna memperlancar aliran dan mencegah luapan kembali jika hujan turun dengan intensitas tinggi.
Hingga malam hari, banjir di Desa Baliara dilaporkan telah surut, sementara situasi di Desa Air Panas berangsur normal.
Laporan ini bersumber dari TRC dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah, BPBD Kabupaten Parigi Moutong, serta aparat Desa Baliara. (Rul/Nl)


.jpg)







