- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Air Meluap ke Permukiman, Banjir Genangi Dua Desa di Parigi Moutong

Keterangan Gambar : Banjir menggenangi ruas jalan di Parigi Moutong. (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Parigi Moutong — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (10/10) sore, menyebabkan banjir di dua desa, yakni Desa Petapa di Kecamatan Parigi Tengah dan Desa Bambalemo di Kecamatan Parigi.
Peristiwa banjir terjadi sekitar pukul 17.30 WITA, setelah intensitas hujan tinggi membuat debit air di sejumlah titik meluap hingga memasuki badan jalan dan permukiman warga.
Baca Lainnya :
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Melonguane, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik Sulut
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
- Banjir dan Longsor Landa Tojo Una-Una, Akses Jalan Trans Ampana–Poso Sempat Terputus
- Warga Sausu Temukan Senpi Rakitan Tertimbun Tanah
Di Desa Petapa, sedikitnya dua kepala keluarga atau enam jiwa terdampak banjir, termasuk tiga balita dan satu lansia.
Sementara di Desa Bambalemo, genangan air merendam satu unit bangunan usaha laundry, pagar rumah sepanjang sepuluh meter, serta ruas Jalan Jalur Dua Parigi.
Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah melakukan assessment di lokasi kejadian dan berkoordinasi untuk penanganan lanjutan.
Kebutuhan mendesak yang diidentifikasi saat ini adalah normalisasi sungai di Desa Petapa, Kecamatan Parigi Tengah, guna mencegah banjir susulan apabila hujan kembali turun.
Hingga malam hari, kondisi air di kedua desa dilaporkan telah surut dan situasi berangsur normal.
Sumber informasi diperoleh dari TRC dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah serta BPBD Kabupaten Parigi Moutong. (Rul/Nl)










