- Polres Cirebon Kota Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Peredaran Obat Keras Terbatas
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
Air Meluap ke Permukiman, Banjir Genangi Dua Desa di Parigi Moutong

Keterangan Gambar : Banjir menggenangi ruas jalan di Parigi Moutong. (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Parigi Moutong — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Jumat (10/10) sore, menyebabkan banjir di dua desa, yakni Desa Petapa di Kecamatan Parigi Tengah dan Desa Bambalemo di Kecamatan Parigi.
Peristiwa banjir terjadi sekitar pukul 17.30 WITA, setelah intensitas hujan tinggi membuat debit air di sejumlah titik meluap hingga memasuki badan jalan dan permukiman warga.
Baca Lainnya :
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Melonguane, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik Sulut
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
- Jembatan di Desa Bungkudu Buol Putus Dihantam Banjir, Akses Warga Terputus
- Banjir dan Longsor Landa Tojo Una-Una, Akses Jalan Trans Ampana–Poso Sempat Terputus
- Warga Sausu Temukan Senpi Rakitan Tertimbun Tanah
Di Desa Petapa, sedikitnya dua kepala keluarga atau enam jiwa terdampak banjir, termasuk tiga balita dan satu lansia.
Sementara di Desa Bambalemo, genangan air merendam satu unit bangunan usaha laundry, pagar rumah sepanjang sepuluh meter, serta ruas Jalan Jalur Dua Parigi.
Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat peristiwa tersebut.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong bersama BPBD Provinsi Sulawesi Tengah telah melakukan assessment di lokasi kejadian dan berkoordinasi untuk penanganan lanjutan.
Kebutuhan mendesak yang diidentifikasi saat ini adalah normalisasi sungai di Desa Petapa, Kecamatan Parigi Tengah, guna mencegah banjir susulan apabila hujan kembali turun.
Hingga malam hari, kondisi air di kedua desa dilaporkan telah surut dan situasi berangsur normal.
Sumber informasi diperoleh dari TRC dan Pusdalops BPBD Provinsi Sulawesi Tengah serta BPBD Kabupaten Parigi Moutong. (Rul/Nl)










