- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
ISPA, Radang Lambung, hingga Diabetes Masuk Deretan Penyakit Terbanyak di Sulteng

Keterangan Gambar : Suasana lobi di salah satu rumah sakit di Kota Palu. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, PALU - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah mencatat sejumlah penyakit masih mendominasi kasus kesehatan sepanjang tahun 2024.
Berdasarkan laporan Sulawesi Tengah dalam Angka 2024 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi salah satu penyakit dengan jumlah kasus terbanyak, mencapai 35.765 kasus.
Baca Lainnya :
- Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Wilayah Buol, Terasa Hingga Tolitoli dan Pohuwato
- Pemasyarakatan Sulteng Salurkan Ribuan Paket Bansos untuk Warga Terdampak Ekonomi
- Atlet Wushu Sarhan Tambah Koleksi Medali untuk Sulteng di PON Bela Diri 2025
- Aktivis Soroti Proyek Pipa Senoro Selatan, Minta Evaluasi dan Penghentian Kegiatan
- Sulteng Tambah Koleksi Medali, Karateka Tri Fachryanti Raih Perunggu di PON Bela Diri 2025
Selain ISPA, gastritis atau radang lambung juga banyak dialami masyarakat dengan 28.654 kasus, disusul diabetes melitus sebanyak 9.905 kasus. Tiga penyakit ini berada dalam daftar tujuh besar kasus tertinggi di Sulteng tahun 2024.
Sementara itu, hipertensi esensial tetap menempati urutan pertama dengan 45.537 kasus.
Adapun penyakit lainnya yang juga banyak tercatat yakni dermatitis dengan 18.177 kasus, dispepsia 9.298 kasus, dan diare 7.581 kasus.
Angka tersebut memperlihatkan bahwa masalah kesehatan di Sulteng masih didominasi penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes, disertai kasus penyakit menular seperti ISPA dan diare yang juga cukup tinggi. (Nul/Nl)


.jpg)







