- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Longsor Tengah Malam Tutup Jalur Kebun Kopi dan Timbun 9 Kendaraan

Keterangan Gambar : Evakuasi kendaraan tertimbun material longsor di jalur Kebun Kopi, penghubung Palu–Parigi Kilometer 9 Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parig, Jumat (12/9/2025) dini hari | Ist
Likeindonesia.com, PALU - Sedikitnya lima sepeda motor dan empat mobil tertimbun material longsor di jalur Kebun Kopi, penghubung Palu–Parigi Kilometer 9 Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parig, Kamis (11/9/2025) malam.
Material tanah dan batu setinggi beberapa meter menimpa kendaraan yang sedang melintas sekitar pukul 23.15 WITA. Para pengendara yang berhasil selamat langsung dievakuasi ke wilayah Toboli untuk menghindari potensi longsor susulan.
Baca Lainnya :
- Asprindo Gandeng BRI Buka Peluang Pembiayaan Luas bagi UMKM Sulteng
- Jalan Masuk Disegel, Penyintas di Huntap Tondo 2 Bingung: Kalau Sakit Mau Berobat Bagaimana?
- RS Bhayangkara Palu Hadirkan Terapi Hiperbarik, Bantu Pasien Diabetes hingga Stroke
- RS Bhayangkara Palu Tambah Ruang Rawat Inap VVIP untuk Pasien
- Beasiswa Prestasi, BERANI Cerdas Buka Peluang Pendidikan Gratis bagi Mahasiswa Ber-IPK 3,0 ke Atas
“Material longsor cukup banyak. Kami bersama pihak terkait telah mengerahkan dua unit alat berat untuk proses pembersihan,” kata anggota Satlantas Polres Parimo, Bripka I Gusti Nyoman di lokasi.
Sementara di media sosial Grub WhatsApp, beredar pesan suara seorang pengendara bernama Wahid yang selamat dari peristiwa tersebut. Ia mengaku motornya ikut tertimbun saat dalam perjalanan dari Palu menuju Siniu, Parigi Moutong.
“Motor saya tertimbun, yang penting saya selamat. Kendaraan roda empat ada empat unit, motor ada lima unit. Saya tidak tahu orang yang di belakang saya masih terjebak atau tidak, karena saya orang terakhir yang berhasil turun,” tuturnya bebernya.
Hingga Jumat dini hari (12/9/2025), tim gabungan bersama BPBD masih berupaya mengevakuasi kendaraan dan membersihkan material longsor yang menutup jalan. Sejauh ini, hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. (Bim/Nl)










