- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
Beasiswa Prestasi, BERANI Cerdas Buka Peluang Pendidikan Gratis bagi Mahasiswa Ber-IPK 3,0 ke Atas

Keterangan Gambar : Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid dan penerima manfaat BERANI Cerdas, Salsa, mahasiswa Universitas Tadulako, dalam dialog di Selamat Pagi Indonesia Metro TV pada Rabu (10/9/2025). (Foto: doK Metro TV)
Likeindonesia.com, Palu - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan pendidikan sebagai hak dasar yang wajib dipenuhi pemerintah. Melalui program “BERANI Cerdas” siswa SMA/SMK/SLB mendapat layanan gratis dan mahasiswa memperoleh akses beasiswa untuk melanjutkan kuliah.
Dalam dialog di Selamat Pagi Indonesia Metro TV pada Rabu (10/9/2025), Anwar Hafid menekankan bahwa BERANI Cerdas bukan sekadar janji politik, melainkan kebutuhan fundamental masyarakat Sulawesi Tengah.
Baca Lainnya :
- Delapan Dekade Jalasena! Lanal Palu Gelar Upacara HUT ke-80 TNI AL
- APMKT Tuntut Tutup Sertifikat HGB, Massa Segel Lokasi Huntap Palu
- Disperindag Palu Sidak Timbangan Beras, Harga Turun Hingga Rp14 Ribu per Kilo
- Akuntan Didorong Jadi Motor Transparansi dan Keberlanjutan
- Baru 11 Bulan Menjabat, Menteri Asal Sulteng Abdul Kadir Karding Digantikan dalam Reshuffle Kabinet
Kata dia, program itu dirancang agar tidak ada anak daerah yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena terkendala biaya.
“Pendidikan adalah panglima dalam meningkatkan kualitas hidup,” tegas Anwar Hafid.
Pemerintah provinsi bahkan telah mengalokasikan anggaran beasiswa untuk 80 ribu mahasiswa, di mana setelah proses verifikasi, 54 ribu dinyatakan memenuhi syarat, dan hingga saat ini 13.555 mahasiswa telah menerima manfaatnya.
Selain beasiswa afirmasi bagi keluarga kurang mampu, pemerintah juga membuka jalur prestasi bagi mahasiswa dengan IPK minimal 3,0, maupun bukti prestasi di bidang lain, seperti Paskibraka atau olahraga. Hal ini sejalan dengan komitmen menghadirkan generasi unggul Sulawesi Tengah.
Program ini juga didukung kebijakan Wajib Belajar 13 tahun, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga SMA, yang menurut Anwar Hafid hanya bisa berhasil jika dijalankan secara kolaboratif antara pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota.
Dalam tayangan itu, disiarkan pula testimoni Salsa, mahasiswa Universitas Tadulako, penerima manfaat BERANI Cerdas.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur Pendidikan Sulawesi Tengah atas adanya program ini. Kami sangat merasa terbantu,” ucapnya.
Menutup dialog, Anwar Hafid kembali mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program yang sudah tersedia.
Ia menekankan, “Jangan lihat kendalanya, tapi lihat komitmen besar dari pemerintah untuk memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat.” (Bim/Nl)










