- Rupiah Makin Melemah, Kurs Dolar Menyentuh Rp18.000 Hari Ini
- Bapenda Sulteng Benahi Pajak Daerah, Sasar BBM, Air, Sampai Alat Berat
- Tingkatkan Kapasitas Relawan se-Sulawesi, ID Humanity Dompet Dhuafa dan PMI Gelar Pelatihan P2
- Presiden Ganti Kepala BGN, Dadan Hindayana Dicopot
- Kemendagri Gelar Rakor Produk Hukum Daerah di Palu, Soroti Membludaknya Regulasi Daerah
- Resmi Berakhir! Armada RJA Keluar sebagai Juara Berani Cup Donggala 2026
- Gaji ke-13 ASN dan Pensiunan Mulai Cair Hari Ini, Cek Nominalnya
- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
Polresta Palu Soroti Dugaan Teror Penyiraman Air Keras ke Kendaraan Warga di Palu

Keterangan Gambar : Sebuah kendaraan mobil warga di Palu diduga terkena penyiraman air keras (kiri). Kapolresta Palu, Kombes Pol. Hari Rosena (kanan). (Foto : Ist)
Likeindonesia.com, Palu - Dugaan teror penyiraman air keras terhadap kendaraan warga di Kota Palu menjadi perhatian kepolisian setelah ramai diperbincangkan di media sosial.
Peristiwa tersebut memicu keresahan di tengah masyarakat.
Baca Lainnya :
- Puncak Arus Balik, 2.888 Penumpang Melintas di Pelabuhan Pantoloan
- Fathur Razaq Gelar Halal Bihalal di Jogja untuk Warga Sulteng di Rantau
- Arus Balik Lebaran di Terminal Mamboro Naik 120 Persen, Puncak Terjadi pada H+2
- Stok BBM di Palu Aman Jelang dan Pasca Lebaran, Konsumsi Naik 5 Persen
- Puncak Mudik Lebaran, 1.800 Penumpang Melintas di Pelabuhan Pantoloan
Kapolresta Palu, Kombes Pol. Hari Rosena, menyatakan pihaknya mengimbau warga untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan dalam beraktivitas sehari-hari.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak panik, tetapi bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada aparat kepolisian,” ujar Hari Rosena dalam keterangannya, Rabu (25/3/2026).
Ia menegaskan, kasus ini termasuk ranah delik aduan sehingga peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, khususnya dalam melaporkan kejadian serupa yang dialami atau diketahui.
Menurutnya, kepolisian berkomitmen menindaklanjuti setiap laporan yang masuk secara profesional.
“Jika ada laporan warga, polisi akan mengusut tuntas kasus ini dan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang terbukti terlibat sesuai dengan ketentuan hukum,” tambahnya.
Saat ini, aparat kepolisian terus memantau perkembangan informasi yang beredar di publik terkait dugaan teror tersebut, guna mencegah meluasnya keresahan di masyarakat sekaligus memastikan penanganan kasus berjalan sesuai prosedur. (Rul/Nl)










