- Polres Cirebon Kota Tindaklanjuti Laporan Masyarakat Terkait Dugaan Peredaran Obat Keras Terbatas
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
- Resmi Terpilih, Dua Pelajar Asal Bangkep dan Palu Wakili Sulteng Jadi Calon Paskibraka Nasional 2026
- Enam Hari Pascagempa M 6,7, Gempa Susulan di Sulteng Tembus 1.256 Kali
- Sensus Ekonomi 2026 Digelar, Masyarakat Sulteng Diajak Beri Data Akurat
SDN 19 Balaesang Terima Penyaluran Perdana Program MBG, Guru Harap Manfaatnya Terus Dirasakan Siswa

Keterangan Gambar : Siswa-siswi SDN 19 Balaesang menyantap menu MBG, Rabu (1/10/2025). (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, DONGGALA – SDN 19 Balaesang yang berlokasi di Desa Siweli, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, menjadi salah satu sekolah yang menerima penyaluran perdana program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (1/10/2025).
Pada hari pertama, menu yang disajikan kepada siswa adalah ayam saus kecap, tempe goreng, sayur tumis wortel dengan kacang panjang atau buncis, serta buah lengkeng. Seluruh makanan diproduksi oleh Yayasan Tujuh Tangkai dan disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Baca Lainnya :
- Viral Bullying di MTs Sindue, Pelaku Perundungan Dikeluarkan dari Sekolah
- Donggala Disambangi KRI Teluk Ende-517, Nelayan dan Warga Dapat Ratusan Paket Sembako
- Kasus Bullying di Sindue Viral, Mediasi Berujung Damai dan Korban Dapat Pendampingan Psikologis
- Pria di Donggala Bunuh Ibu Kandung, Polisi: Pelaku Punya Riwayat Gangguan Jiwa
- Perempuan Desa Tinauka Gali Potensi Usaha Lokal dari Hasil Hutan
Selain SDN 19 Balaesang, empat sekolah lain di Desa Siweli juga ikut menerima MBG, yakni SDN 22 Balaesang, SDN 4 Balaesang, SDN 12 Balaesang, dan SDN 5 Balaesang.
Guru SDN 19 Balaesang, Ajeng, menyebut program ini sangat membantu siswa.
“Program ini bagus sekali, karena ada siswa yang datang tanpa sarapan atau bekal. Dengan adanya MBG, mereka tetap bisa belajar dalam keadaan kenyang,” kata Ajeng kepada media ini.
Ia menambahkan, siswa tampak antusias pada hari pertama.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Anak-anak makan dengan lahap karena menunya sesuai kesukaan mereka,” ujarnya.
Berdasarkan informasi dari SPPG, makanan MBG dibagikan setiap Senin hingga Jumat. Pengantaran dilakukan sekitar pukul 09.00 dan mulai dibagikan kepada seluruh siswa pada pukul 09.30.
Ajeng berharap program MBG di sekolahnya bisa berjalan baik dan konsisten.
“Kami berharap program ini lancar, aman, dan berkesinambungan, tidak seperti kejadian yang tidak diinginkan di tempat lain. Semoga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa maupun orang tua,” tutupnya. (Bim/Nl)










