- Curi AC di Balaroa dan Ujuna, Residivis Ditangkap Polsek Palu Barat
- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
SDN 19 Balaesang Terima Penyaluran Perdana Program MBG, Guru Harap Manfaatnya Terus Dirasakan Siswa

Keterangan Gambar : Siswa-siswi SDN 19 Balaesang menyantap menu MBG, Rabu (1/10/2025). (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, DONGGALA – SDN 19 Balaesang yang berlokasi di Desa Siweli, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, menjadi salah satu sekolah yang menerima penyaluran perdana program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (1/10/2025).
Pada hari pertama, menu yang disajikan kepada siswa adalah ayam saus kecap, tempe goreng, sayur tumis wortel dengan kacang panjang atau buncis, serta buah lengkeng. Seluruh makanan diproduksi oleh Yayasan Tujuh Tangkai dan disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Baca Lainnya :
- Viral Bullying di MTs Sindue, Pelaku Perundungan Dikeluarkan dari Sekolah
- Donggala Disambangi KRI Teluk Ende-517, Nelayan dan Warga Dapat Ratusan Paket Sembako
- Kasus Bullying di Sindue Viral, Mediasi Berujung Damai dan Korban Dapat Pendampingan Psikologis
- Pria di Donggala Bunuh Ibu Kandung, Polisi: Pelaku Punya Riwayat Gangguan Jiwa
- Perempuan Desa Tinauka Gali Potensi Usaha Lokal dari Hasil Hutan
Selain SDN 19 Balaesang, empat sekolah lain di Desa Siweli juga ikut menerima MBG, yakni SDN 22 Balaesang, SDN 4 Balaesang, SDN 12 Balaesang, dan SDN 5 Balaesang.
Guru SDN 19 Balaesang, Ajeng, menyebut program ini sangat membantu siswa.
“Program ini bagus sekali, karena ada siswa yang datang tanpa sarapan atau bekal. Dengan adanya MBG, mereka tetap bisa belajar dalam keadaan kenyang,” kata Ajeng kepada media ini.
Ia menambahkan, siswa tampak antusias pada hari pertama.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar. Anak-anak makan dengan lahap karena menunya sesuai kesukaan mereka,” ujarnya.
Berdasarkan informasi dari SPPG, makanan MBG dibagikan setiap Senin hingga Jumat. Pengantaran dilakukan sekitar pukul 09.00 dan mulai dibagikan kepada seluruh siswa pada pukul 09.30.
Ajeng berharap program MBG di sekolahnya bisa berjalan baik dan konsisten.
“Kami berharap program ini lancar, aman, dan berkesinambungan, tidak seperti kejadian yang tidak diinginkan di tempat lain. Semoga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa maupun orang tua,” tutupnya. (Bim/Nl)



.jpg)






