- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
Soal Pelajar Menyeberangi Sungai Gunakan Rakit, Disdikpora Donggala: Kami Turun Cek Lokasi
.jpg)
Keterangan Gambar : Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi. (Foto : IST)
Likeindonesia.com, Donggala – Video yang memperlihatkan sejumlah siswa sekolah dasar menyeberangi sungai menggunakan rakit di Dusun Bontopangi, Desa Tonggolobibi, Kecamatan Sojol, memicu perhatian pemerintah daerah. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala memastikan akan turun langsung mengecek kondisi di lapangan.
Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi, mengakui persoalan keterbatasan sarana dan prasarana masih terjadi di sejumlah wilayah terpencil.
Baca Lainnya :
- Komnas HAM Desak Perbaikan Jembatan Putus di Bontopangi, Siswa Disebut Pertaruhkan Nyawa
- Jembatan Rusak, Anak-anak Desa Tonggolobibi Nekat Menyebrangi Sungai Demi Sekolah
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo
- Gempa Magnitudo 3,2 Guncang Wilayah Barat Laut Donggala
- Mau Melaut? BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter di Perairan Sulteng
“Dari sisi sarana prasarana memang masih terbatas, terutama di daerah terpencil. Karena itu, kami perlu memastikan terlebih dahulu kondisi di lapangan,” ujar Ansyar, Rabu (11/2/2026).
Ia mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi akses penyeberangan, termasuk informasi mengenai jembatan gantung yang diduga putus akibat banjir.
Disdikpora, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum, guna mencari solusi atas persoalan akses tersebut.
Ansyar menegaskan, jika benar jembatan gantung sebelumnya rusak diterjang banjir, pihaknya akan segera melaporkan hal itu kepada Bupati Donggala agar pembangunan kembali dapat diprioritaskan.
“Kalau memang sebelumnya ada jembatan gantung di sana, namun rusak diterjang banjir, nanti kami dorong kepada dinas terkait melalui Ibu Bupati agar jembatannya penyeberangannya disegerakan. Ini menyangkut akses vital masyarakat dan keselamatan anak-anak sekolah,” pungkasnya. (BIM/Nl))




.jpg)





