- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
Soal Pelajar Menyeberangi Sungai Gunakan Rakit, Disdikpora Donggala: Kami Turun Cek Lokasi
.jpg)
Keterangan Gambar : Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi. (Foto : IST)
Likeindonesia.com, Donggala – Video yang memperlihatkan sejumlah siswa sekolah dasar menyeberangi sungai menggunakan rakit di Dusun Bontopangi, Desa Tonggolobibi, Kecamatan Sojol, memicu perhatian pemerintah daerah. Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Donggala memastikan akan turun langsung mengecek kondisi di lapangan.
Kepala Disdikpora Donggala, Ansyar Sutiadi, mengakui persoalan keterbatasan sarana dan prasarana masih terjadi di sejumlah wilayah terpencil.
Baca Lainnya :
- Komnas HAM Desak Perbaikan Jembatan Putus di Bontopangi, Siswa Disebut Pertaruhkan Nyawa
- Jembatan Rusak, Anak-anak Desa Tonggolobibi Nekat Menyebrangi Sungai Demi Sekolah
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo
- Gempa Magnitudo 3,2 Guncang Wilayah Barat Laut Donggala
- Mau Melaut? BMKG Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi Hingga 2,5 Meter di Perairan Sulteng
“Dari sisi sarana prasarana memang masih terbatas, terutama di daerah terpencil. Karena itu, kami perlu memastikan terlebih dahulu kondisi di lapangan,” ujar Ansyar, Rabu (11/2/2026).
Ia mengatakan peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi akses penyeberangan, termasuk informasi mengenai jembatan gantung yang diduga putus akibat banjir.
Disdikpora, lanjutnya, akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya Dinas Pekerjaan Umum, guna mencari solusi atas persoalan akses tersebut.
Ansyar menegaskan, jika benar jembatan gantung sebelumnya rusak diterjang banjir, pihaknya akan segera melaporkan hal itu kepada Bupati Donggala agar pembangunan kembali dapat diprioritaskan.
“Kalau memang sebelumnya ada jembatan gantung di sana, namun rusak diterjang banjir, nanti kami dorong kepada dinas terkait melalui Ibu Bupati agar jembatannya penyeberangannya disegerakan. Ini menyangkut akses vital masyarakat dan keselamatan anak-anak sekolah,” pungkasnya. (BIM/Nl))










