- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Tanya Soal MBG, ID Pers Istana Reporter CNN Dicabut BPMI

Keterangan Gambar : Doorstop Presiden Prabowo Subianto bersama wartawan di Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025). (Foto: Tim Media Presiden)
Likeindonesia.com, Jakarta - Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden dikabarkan mencabut kartu liputan Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia. Peristiwa ini terjadi usai sesi doorstop di Lanud Halim Perdanakusuma (27/09/2025), ketika Diana menanyakan perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto sepulang dari lawatan luar negeri.
Informasi yang diperoleh menyebutkan pencabutan dilakukan karena pertanyaan tersebut dianggap di luar konteks acara.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Targetkan Pendapatan Rata-Rata Warga RI Jadi Rp 7,6 Juta Per Bulan di 2026
- Ahmad Ali Disebut Bakal Jadi Ketua Harian PSI, Hadiri Pelantikan di Jakarta
- Resmi Ditetapkan, Muhammadiyah Mulai Puasa Ramadan 2026 Tanggal 18 Februari
- Sulteng Jadi Sentra Produksi Cengkeh Kering Terbesar di Indonesia
- MALZ HERE
Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, membenarkan bahwa seorang staf BPMI datang langsung ke Kantor CNN Indonesia di Jalan Kapten P. Tendean, Jakarta, pada Sabtu malam (27/09/2025) untuk mengambil kartu identitas Pers Istana milik Diana.
“Benar telah dilakukan pencabutan ID Pers Istana atas nama Diana Valencia pada (27/09/2025), tepat pukul 19.15 seorang petugas BPMI mengambil ID Pers Diana di kantor CNN Indonesia,” ujar Titin dalam keterangan tertulis, Minggu (28/09/2025).
Titin mengaku terkejut sekaligus mempertanyakan dasar pencabutan tersebut.
Ia menambahkan, CNN Indonesia telah mengirimkan surat resmi kepada BPMI serta Menteri Sekretaris Negara untuk meminta penjelasan atas tindakan itu. (Bim/Nl)










