- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
Tanya Soal MBG, ID Pers Istana Reporter CNN Dicabut BPMI

Keterangan Gambar : Doorstop Presiden Prabowo Subianto bersama wartawan di Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025). (Foto: Tim Media Presiden)
Likeindonesia.com, Jakarta - Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden dikabarkan mencabut kartu liputan Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia. Peristiwa ini terjadi usai sesi doorstop di Lanud Halim Perdanakusuma (27/09/2025), ketika Diana menanyakan perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto sepulang dari lawatan luar negeri.
Informasi yang diperoleh menyebutkan pencabutan dilakukan karena pertanyaan tersebut dianggap di luar konteks acara.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Targetkan Pendapatan Rata-Rata Warga RI Jadi Rp 7,6 Juta Per Bulan di 2026
- Ahmad Ali Disebut Bakal Jadi Ketua Harian PSI, Hadiri Pelantikan di Jakarta
- Resmi Ditetapkan, Muhammadiyah Mulai Puasa Ramadan 2026 Tanggal 18 Februari
- Sulteng Jadi Sentra Produksi Cengkeh Kering Terbesar di Indonesia
- MALZ HERE
Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, membenarkan bahwa seorang staf BPMI datang langsung ke Kantor CNN Indonesia di Jalan Kapten P. Tendean, Jakarta, pada Sabtu malam (27/09/2025) untuk mengambil kartu identitas Pers Istana milik Diana.
“Benar telah dilakukan pencabutan ID Pers Istana atas nama Diana Valencia pada (27/09/2025), tepat pukul 19.15 seorang petugas BPMI mengambil ID Pers Diana di kantor CNN Indonesia,” ujar Titin dalam keterangan tertulis, Minggu (28/09/2025).
Titin mengaku terkejut sekaligus mempertanyakan dasar pencabutan tersebut.
Ia menambahkan, CNN Indonesia telah mengirimkan surat resmi kepada BPMI serta Menteri Sekretaris Negara untuk meminta penjelasan atas tindakan itu. (Bim/Nl)










