- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
Tanya Soal MBG, ID Pers Istana Reporter CNN Dicabut BPMI

Keterangan Gambar : Doorstop Presiden Prabowo Subianto bersama wartawan di Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025). (Foto: Tim Media Presiden)
Likeindonesia.com, Jakarta - Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden dikabarkan mencabut kartu liputan Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia. Peristiwa ini terjadi usai sesi doorstop di Lanud Halim Perdanakusuma (27/09/2025), ketika Diana menanyakan perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto sepulang dari lawatan luar negeri.
Informasi yang diperoleh menyebutkan pencabutan dilakukan karena pertanyaan tersebut dianggap di luar konteks acara.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Targetkan Pendapatan Rata-Rata Warga RI Jadi Rp 7,6 Juta Per Bulan di 2026
- Ahmad Ali Disebut Bakal Jadi Ketua Harian PSI, Hadiri Pelantikan di Jakarta
- Resmi Ditetapkan, Muhammadiyah Mulai Puasa Ramadan 2026 Tanggal 18 Februari
- Sulteng Jadi Sentra Produksi Cengkeh Kering Terbesar di Indonesia
- MALZ HERE
Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, membenarkan bahwa seorang staf BPMI datang langsung ke Kantor CNN Indonesia di Jalan Kapten P. Tendean, Jakarta, pada Sabtu malam (27/09/2025) untuk mengambil kartu identitas Pers Istana milik Diana.
“Benar telah dilakukan pencabutan ID Pers Istana atas nama Diana Valencia pada (27/09/2025), tepat pukul 19.15 seorang petugas BPMI mengambil ID Pers Diana di kantor CNN Indonesia,” ujar Titin dalam keterangan tertulis, Minggu (28/09/2025).
Titin mengaku terkejut sekaligus mempertanyakan dasar pencabutan tersebut.
Ia menambahkan, CNN Indonesia telah mengirimkan surat resmi kepada BPMI serta Menteri Sekretaris Negara untuk meminta penjelasan atas tindakan itu. (Bim/Nl)










