Toili Disiapkan Jadi Percontohan Pertanian Modern di Sulawesi Tengah

By Inul Irfani 11 Sep 2026, 14:27:40 WIB Daerah
Toili Disiapkan Jadi Percontohan Pertanian Modern di Sulawesi Tengah

Keterangan Gambar : Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menghadiri Panen Raya Padi dan Tanam Padi dengan metode PM-AAS di kawasan persawahan dataran Toili, Kamis (10/9/2026). (Foto: Biro Adpim Pemprov Sulteng)


Likeindonesia.com, BANGGAI - Kawasan persawahan dataran Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, disiapkan menjadi salah satu daerah percontohan penerapan pertanian modern.


Hal tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid saat menghadiri Panen Raya Padi dan Tanam Padi dengan metode PM-AAS di kawasan persawahan dataran Toili, Kamis (10/9/2026).

Baca Lainnya :


Anwar mengatakan, Toili memiliki posisi strategis karena merupakan salah satu sentra pangan utama di Sulawesi Tengah. Potensi tersebut dinilai perlu didukung dengan penerapan teknologi, mekanisasi, serta peningkatan produktivitas pertanian.


“Kami sangat merindukan, sesuai dengan cita-cita Pak Menteri, bahwa pertanian sekarang harus modern. Insyaallah, mudah-mudahan Sulawesi Tengah menjadi salah satu daerah percontohan untuk pertanian modern,” ujar Anwar.


Menurutnya, pengembangan pertanian modern di Toili juga perlu dibarengi dengan dukungan sarana dan alat mesin pertanian. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah menyiapkan dukungan alat pertanian melalui penguatan Brigade Pertanian.


Anwar menjelaskan, alat pertanian tersebut nantinya dikelola dengan sistem pinjam pakai sehingga dapat digunakan oleh lebih banyak petani.


“Kita tidak lagi menyalurkan kepada kelompok-kelompok. Kita hanya pinjam pakai. Kalau dirawat, kita simpan terus. Kalau tidak dirawat, kita tarik,” katanya.


Ia menegaskan fasilitas tersebut diharapkan tidak hanya dimanfaatkan oleh satu kelompok tani. Penggunaannya harus dapat menjangkau petani lainnya yang membutuhkan.


“Kalau hanya dimanfaatkan satu kelompok dan tidak diberikan kepada yang lain, kita tarik. Jadi kita berharap Brigade ini untuk seluruh petani,” tegas Anwar.


Selain memperkuat mekanisasi, Anwar juga mendorong peningkatan produktivitas hasil pertanian. Ia menargetkan produksi padi dapat mencapai 10 ton gabah per hektare.


“Pokoknya kita usahakan 10 ton satu hektare, karena hanya dengan cara itu petani kita akan sejahtera,” ujarnya.


Anwar berharap penguatan Brigade Pertanian dapat diperluas ke wilayah timur Sulawesi Tengah, termasuk dataran Toili yang memiliki hamparan persawahan cukup luas.


Ia menilai penggunaan teknologi dan alat pertanian dapat membantu meningkatkan hasil produksi sekaligus menekan beban biaya yang harus ditanggung petani.


Dalam kegiatan tersebut, Anwar juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Sulawesi Tengah. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat dapat memperkuat upaya daerah dalam mengembangkan sektor pertanian.


“Banggai ini adalah lumbung pangan Sulawesi Tengah. Karena itu, saya membawa Pak Menteri datang ke Banggai,” kata Anwar.


Panen raya dan tanam padi di Toili diharapkan menjadi bagian dari langkah menuju sistem pertanian yang lebih produktif, modern, dan berbasis teknologi di Sulawesi Tengah. (nul)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.