- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Viral! Surat Pengunduran Diri Bupati Pati Dibacakan di Tengah Demo, Ternyata Bukan Resmi?

Keterangan Gambar : Momen seorang pria membacakan “surat pengunduran diri” Bupati Pati, Sudewo, di tengah riuhnya aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pati, Rabu (13/8/2025). (Foto: TikTok @ini_infoblora/Tangkapan layar)
Likeindonesia.com, JATENG - Sebuah video viral mengguncang jagat maya, menampilkan momen seorang pria membacakan “surat pengunduran diri” Bupati Pati, Sudewo, di tengah riuhnya aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Rabu (13/8/2025).
Pria berpeci hitam, berkemeja putih lengan panjang, dan bersarung ungu itu lantang menyuarakan isi dokumen yang mengatasnamakan Sudewo, di hadapan massa yang memenuhi lokasi. Dalam pernyataan tersebut, Sudewo disebut mengundurkan diri sejak 13 Agustus 2025 karena dinilai gagal memimpin dan tak menjunjung tinggi supremasi hukum.
Baca Lainnya :
- Payment ID Batal Diluncurkan 17 Agustus, BI: Masih Tahap Eksperimen
- Putar Lagu di Pernikahan? WAMI Tegaskan Wajib Bayar Royalti 2 Persen, Meski Acara Privat
- LMKN: Mainkan Indonesia Raya untuk Komersil, Harus Bayar Royalti!
- Presiden Prabowo Tak Persoalkan Bendera One Piece, Pastikan Tak Ada Razia
- Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Obesitas di ASEAN, Ini Datanya
“Saya yang bertanda tangan di bawah ini, terhitung sejak tanggal 13 Agustus 2025, saya mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Bupati Pati,” ucap sang pembaca.
Dikutip melalui suara.com, berdasarkan hasil penelusuran, dokumen itu bukan surat resmi dari Sudewo, melainkan buatan massa pendemo. Mereka bahkan menuntut sang bupati menandatangani dan benar-benar mundur dari jabatannya.
Hingga kini, rapat paripurna DPRD Pati masih berlangsung, sementara publik menanti kepastian: benarkah Sudewo akan angkat kaki dari kursi bupati, atau semua ini hanyalah drama politik di tengah panasnya aksi?
(Bim)










