- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
Presiden Prabowo Tak Persoalkan Bendera One Piece, Pastikan Tak Ada Razia

Keterangan Gambar : Bendera One Piece. (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto tidak mempermasalahkan pengibaran bendera One Piece oleh sejumlah komunitas. Pemerintah menganggapnya sebagai bentuk ekspresi kreatif yang sah dalam ruang publik.
Melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa tidak akan ada razia oleh aparat TNI maupun Polri terkait bendera bertema One Piece, termasuk menjelang peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca Lainnya :
- Indonesia Masuk Daftar Negara Paling Obesitas di ASEAN, Ini Datanya
- Cek Kesehatan Gratis Kini Masuk Sekolah, Sasar Puluhan Juta Siswa
- Prabowo Terbitkan Perpres, Dokter di Daerah Tertinggal Dapat Tunjangan Rp30 Juta per Bulan
- Kinaya Maulidyah Wakili Indonesia di Kejuaraan Panjat Tebing Asia 2025
- Dinilai Tak Aman, Mendikdasmen Larang Anak-anak Main Game Roblox
"Enggak ada itu (razia)," ujar Prasetyo dikutip melalui Tempo, Rabu (6/8/2025).
Ia menyebut pemerintah tidak melarang bendera One Piece selama tidak dipertentangkan dengan bendera Merah Putih.
"Kalau sebagai bentuk ekspresi ya it's okay, enggak ada masalah. Tapi jangan disandingkan atau dibenturkan dengan Merah Putih. Itu satu-satunya bendera bangsa kita," tegasnya.
Meski begitu, Prasetyo mengingatkan agar masyarakat tidak menyalahgunakan momen tersebut, terutama di bulan Agustus yang sarat dengan semangat kemerdekaan. Pemerintah ingin kesakralan bulan kemerdekaan tetap dijaga sebagai bentuk penghormatan terhadap para pahlawan. (Bim)










