- Curi AC di Balaroa dan Ujuna, Residivis Ditangkap Polsek Palu Barat
- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
Warga Tolitoli Mulai Bersihkan Rumah Pascabanjir, BPBD Catat Ratusan KK Terdampak

Keterangan Gambar : Banjir melanda Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli. (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Tolitoli — Sehari pascabanjir yang melanda Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, aktivitas warga mulai kembali normal.
Air yang sempat merendam ribuan rumah di lima kelurahan kini telah surut, dan sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa lumpur dan puing.
Baca Lainnya :
- Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Wilayah Buol, Terasa Hingga Tolitoli dan Pohuwato
- Hujan Lebat Picu Banjir, Jalur Air di Parigi Barat Perlu Dinormalisasi
- Air Meluap ke Permukiman, Banjir Genangi Dua Desa di Parigi Moutong
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Melonguane, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik Sulut
- admin
Berdasarkan laporan terbaru BPBD Provinsi Sulawesi Tengah per Senin (27/10/2025) malam, genangan air yang terjadi akibat hujan deras dan pasang air laut pada Minggu sore (26/10) telah berdampak pada sedikitnya 1.345 kepala keluarga di wilayah Kelurahan Tuweley, Baru, Nalu, Tambun, dan Panasakan.
Fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, dan beberapa kantor turut terendam, sementara sejumlah ruas jalan sempat tak bisa dilalui.
BPBD juga mencatat adanya kerusakan bronjong sungai dan pipa air bersih di beberapa titik.
Selama proses tanggap darurat, 110 kepala keluarga di Kelurahan Tuweley, 5 kepala keluarga di Kelurahan Baru, serta 24 kepala keluarga di Kelurahan Tambun sempat dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tolitoli bersama Basarnas.
Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam kejadian ini.
Saat ini BPBD bersama pemerintah daerah fokus pada pembersihan lingkungan dan pendataan kerusakan.
Sejumlah kebutuhan mendesak masih diidentifikasi, di antaranya logistik darurat, air bersih, serta upaya normalisasi dan penguatan tebing sungai guna mengantisipasi banjir susulan. (Rul/Nl)



.jpg)






