- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
Warga Tolitoli Mulai Bersihkan Rumah Pascabanjir, BPBD Catat Ratusan KK Terdampak

Keterangan Gambar : Banjir melanda Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli. (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Tolitoli — Sehari pascabanjir yang melanda Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, aktivitas warga mulai kembali normal.
Air yang sempat merendam ribuan rumah di lima kelurahan kini telah surut, dan sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa lumpur dan puing.
Baca Lainnya :
- Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Wilayah Buol, Terasa Hingga Tolitoli dan Pohuwato
- Hujan Lebat Picu Banjir, Jalur Air di Parigi Barat Perlu Dinormalisasi
- Air Meluap ke Permukiman, Banjir Genangi Dua Desa di Parigi Moutong
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Melonguane, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik Sulut
- admin
Berdasarkan laporan terbaru BPBD Provinsi Sulawesi Tengah per Senin (27/10/2025) malam, genangan air yang terjadi akibat hujan deras dan pasang air laut pada Minggu sore (26/10) telah berdampak pada sedikitnya 1.345 kepala keluarga di wilayah Kelurahan Tuweley, Baru, Nalu, Tambun, dan Panasakan.
Fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, dan beberapa kantor turut terendam, sementara sejumlah ruas jalan sempat tak bisa dilalui.
BPBD juga mencatat adanya kerusakan bronjong sungai dan pipa air bersih di beberapa titik.
Selama proses tanggap darurat, 110 kepala keluarga di Kelurahan Tuweley, 5 kepala keluarga di Kelurahan Baru, serta 24 kepala keluarga di Kelurahan Tambun sempat dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tolitoli bersama Basarnas.
Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam kejadian ini.
Saat ini BPBD bersama pemerintah daerah fokus pada pembersihan lingkungan dan pendataan kerusakan.
Sejumlah kebutuhan mendesak masih diidentifikasi, di antaranya logistik darurat, air bersih, serta upaya normalisasi dan penguatan tebing sungai guna mengantisipasi banjir susulan. (Rul/Nl)










