- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
- Gubernur Sulteng Ingatkan Perusahaan untuk Tidak Abaikan Keselamatan Pekerja
- Hardiknas 2026, Pemerintah Dorong Penerapan Deep Learning di Satuan Pendidikan
- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
Warga Tolitoli Mulai Bersihkan Rumah Pascabanjir, BPBD Catat Ratusan KK Terdampak

Keterangan Gambar : Banjir melanda Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli. (Foto: Pusdalops BPBD Sulteng)
Likeindonesia.com, Tolitoli — Sehari pascabanjir yang melanda Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, aktivitas warga mulai kembali normal.
Air yang sempat merendam ribuan rumah di lima kelurahan kini telah surut, dan sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan sisa lumpur dan puing.
Baca Lainnya :
- Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Wilayah Buol, Terasa Hingga Tolitoli dan Pohuwato
- Hujan Lebat Picu Banjir, Jalur Air di Parigi Barat Perlu Dinormalisasi
- Air Meluap ke Permukiman, Banjir Genangi Dua Desa di Parigi Moutong
- Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Melonguane, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Titik Sulut
- admin
Berdasarkan laporan terbaru BPBD Provinsi Sulawesi Tengah per Senin (27/10/2025) malam, genangan air yang terjadi akibat hujan deras dan pasang air laut pada Minggu sore (26/10) telah berdampak pada sedikitnya 1.345 kepala keluarga di wilayah Kelurahan Tuweley, Baru, Nalu, Tambun, dan Panasakan.
Fasilitas umum seperti sekolah, tempat ibadah, dan beberapa kantor turut terendam, sementara sejumlah ruas jalan sempat tak bisa dilalui.
BPBD juga mencatat adanya kerusakan bronjong sungai dan pipa air bersih di beberapa titik.
Selama proses tanggap darurat, 110 kepala keluarga di Kelurahan Tuweley, 5 kepala keluarga di Kelurahan Baru, serta 24 kepala keluarga di Kelurahan Tambun sempat dievakuasi oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Tolitoli bersama Basarnas.
Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam kejadian ini.
Saat ini BPBD bersama pemerintah daerah fokus pada pembersihan lingkungan dan pendataan kerusakan.
Sejumlah kebutuhan mendesak masih diidentifikasi, di antaranya logistik darurat, air bersih, serta upaya normalisasi dan penguatan tebing sungai guna mengantisipasi banjir susulan. (Rul/Nl)




.jpg)





