- Harga BBM Pertamina per 1 Juni Berubah, Pertamax Turbo Naik
- Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Wakil Ketua MPR RI Akbar Supratman Sumbang Sapi Kurban di Masjid Raya Baitul Khairaat
- Kemendikdasmen Perbarui Kebijakan, Masuk SD Tak Lagi Harus Menunggu 7 Tahun
- Kendaraan di Palu Kini Wajib Menggunakan Plat Nomor Daerah
- Mandi Laut Usai Subuh, Warga Palu Barat Tewas Tenggelam di Kampung Nelayan
- Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
62.969 Pekerja Rentan di Sulteng Kini Dilindungi Jamsostek 2025

Keterangan Gambar : Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi meluncurkan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun 2025 yang menyasar 62.969 pekerja rentan, meliputi petani, nelayan, dan pekerja sektor informal lainnya. Dalam Rapat Kerja Pemerintah Provinsi Sulteng bersama Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, Jumat (14/11/2025). (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, Tojo Una Una - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi meluncurkan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun 2025 yang menyasar 62.969 pekerja rentan, meliputi petani, nelayan, dan pekerja sektor informal lainnya.
Peluncuran ini dilakukan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam Rapat Kerja Pemerintah Provinsi Sulteng bersama Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una, Jumat (14/11/2025).
Baca Lainnya :
- Jejak Briptu Yuli Setyabudi: Hilang 3 Bulan, Tinggalkan Kasus Penggelapan Mobil
- Disdik Sulteng Tegaskan Gerakan Stop Perundungan di Sekolah
- Gaji ke-13 dan THR PPPK Donggala Telah Cair, Usai Dana Bagi Hasil Disalurkan Pemprov Sulteng
- Sulit Akses Layanan Kesehatan, Warga Daerah Terpencil di Sulteng Kini Dapat Bantuan Ambulans
- Pertemuan Pemprov Sulteng dan Pemkab Donggala Bahas Jalan Keluar Pembayaran Gaji 4.000 PPPK
Launching ditandai dengan prosesi pemukulan gong oleh Gubernur. Program ini menjadi komitmen Pemprov Sulteng dalam memberikan perlindungan sosial yang lebih luas bagi pekerja yang selama ini belum terjangkau jaminan ketenagakerjaan.
Dalam kesempatan itu, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas dukungan dan komitmen penuh dalam percepatan perluasan jaminan sosial bagi pekerja rentan tahun 2025.
Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial sebagai bentuk kehadiran negara bagi kelompok pekerja berisiko tinggi.
“Tidak boleh ada pekerja yang bekerja dengan risiko tinggi tanpa jaminan sosial. Negara harus hadir untuk mereka,” tegasnya.
Bupati Tojo Una-Una, Ilham Lawidu, menyampaikan apresiasi atas peluncuran program tersebut dan memastikan pemerintah kabupaten siap mendukung implementasinya.
“Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, khususnya petani dan nelayan yang bekerja dalam kondisi penuh risiko. Pemkab Tojo Una-Una siap bersinergi agar pelaksanaannya berjalan optimal dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Bupati.
Program Universal Coverage 2025 diharapkan mampu memberikan rasa aman serta meningkatkan perlindungan bagi puluhan ribu pekerja rentan di seluruh wilayah Sulawesi Tengah. (BIM/Nl)










