- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Mudik Lewat Laut? Pelni Palu Siapkan Dua Kapal, Tiket Ekonomi Diskon 30 Persen

Keterangan Gambar : Suasana kapal Pelni di Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu. (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – PT Pelni Cabang Palu menyiapkan dua kapal penumpang untuk melayani arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Pantoloan.
Dua armada yang akan beroperasi yakni KM Lambelu dan KM Doro Londa.
Baca Lainnya :
- Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Perairan Tojo Una-Una, Terasa di Ampana
- Mudik Lebaran di Sulteng Dijaga 3.739 Personel, 92 Pos Pengamanan Disiapkan Polda Sulteng
- Krisis Air Bersih di Luwuk Banggai Disorot, Pemerintah Daerah Diminta Perbaiki Pelayanan
- Posko Pengaduan THR 2026 Dibuka, Pekerja Bisa Laporkan Perusahaan yang Tak Bayar Haknya
- Tukar Sampah dengan Takjil, Warga Palu Antusias Ikut Gerakan Ramadan Minim Sampah
Kepala Cabang PT Pelni Palu, Christian Moreys Nainggolan mengatakan, pihaknya telah mulai melakukan berbagai persiapan menghadapi lonjakan penumpang selama periode angkutan Lebaran tahun ini.
"Dan untuk puncak arus mudik ini diperkirakan terjadi pada 13 dan 17 Maret 2026. Sementara untuk arus balik diperkirakan pada 23 hingga 25 Maret 2026," ujar Christian, Rabu (11/3/2026).
Dalam operasional angkutan Lebaran, Pelni menempatkan aspek keselamatan sebagai prioritas utama.
Berbagai langkah telah dilakukan agar pelayaran berjalan aman, termasuk pemeriksaan kelayakan kapal oleh pihak terkait.
"Safety first yang memang sudah menjadi fokus kami di dalam pelayanan agar zero accident yang memang sudah di lakukan dan sudah ada ramp check yang sudah dilakukan stakeholder terkait untuk mengantisipasi pengoperasian kapal tersebut," katanya.
Selain memastikan keselamatan pelayaran, Pelni juga menjamin kesiapan kebutuhan operasional selama perjalanan, seperti ketersediaan bahan bakar minyak, logistik makanan bagi penumpang, hingga pasokan air tawar di atas kapal.
Pada angkutan Lebaran tahun ini, Pelni juga memberikan stimulus berupa potongan harga tiket sebesar 30 persen bagi penumpang kelas ekonomi.
Program diskon ini berlaku untuk perjalanan pada periode 11 Maret hingga 5 April 2026.
"Yang memang sudah kita infokan dua minggu lalu dan itu nantinya berlaku untuk keberangkatan mulai dari 11 maret sampai dengan keberangkatan 5 april 2026. Diskon tersebut berlaku hanya untuk pembelian tiket ekonomi pada seluruh trayek kapal penumpang," ungkapnya.
Namun demikian, Christian menjelaskan bahwa program diskon tersebut memiliki batas kuota anggaran yang ditetapkan pemerintah secara nasional. Jika kuota tersebut habis sebelum periode program berakhir, maka tiket akan kembali dijual dengan tarif normal.
"Kuotanya memang ada maksimal pagu dalam hal ini pagu itu adalah batas maksimal anggaran yang diberikan pemerintah. Kalau itu sudah tercapai berarti tarifnya sudah tidak diskon lagi," jelasnya.
Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik, Pelni juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait di Pelabuhan Pantoloan.
"Untuk saat ini kami juga berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti Syahbandar KSOP, Pelindo, serta pihak keamanan TNI, Polri, Basarnas dan beberapa elemen lainnya," katanya.
Pelni juga mengimbau masyarakat yang berencana melakukan perjalanan agar membeli tiket lebih awal melalui kanal resmi, baik secara daring maupun di loket resmi Pelni.
Hal ini sekaligus untuk menghindari potensi penipuan tiket di media sosial.
“Kami ingatkan sekali lagi bahwa Pelni tidak ada penjualan tiket melalui Facebook ataupun TikTok, jadi masyarakat harus waspada terhadap penipuan,” tegasnya.
Selain itu, penumpang diminta mematuhi aturan selama berada di atas kapal, mengikuti arahan kru, serta menjaga kebersihan selama pelayaran.
Christian menambahkan, hingga saat ini belum ada penambahan armada kapal untuk angkutan Lebaran di Pelabuhan Pantoloan.
"Masih sesuai dengan dua kapal yang akan sandar di Pelabuhan Pantoloan," pungkasnya. (Rul/Nl)










