- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
- MUI Sulteng Imbau Umat Muslim se-Sulteng Gelar Salat Minta Hujan di Daerah Masing-Masing
- Rekor! Kualitas Udara Palu Semakin Memburuk, Partikel Polusi Tembus Ratusan
- Hati-Hati Beli Beras Mahal, Mentan Temukan Beras Berlabel Vitamin tapi Kandungannya Tidak Ada
- Segini Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg di Sulteng per 1 September 2026
Rp2,86 Triliun Disiapkan BI Sulteng, Layanan Tukar Uang THR Dibuka di Dua Titik Kota Palu

Keterangan Gambar : BI Perwakilan Sulawesi Tengah menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,86 triliun di dua titik Kota Palu. (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tengah menyiapkan uang tunai sebesar Rp2,86 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah, termasuk untuk penukaran uang pecahan kecil yang lazim digunakan sebagai tunjangan hari raya (THR).
Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tengah Muhammad Irfan Sukarna mengatakan, periode Ramadan dan Lebaran memiliki karakteristik khusus karena permintaan terhadap uang pecahan meningkat signifikan dibanding bulan biasa.
Baca Lainnya :
- Tiga Agenda Strategis Dibahas, DPRD Kota Palu Bentuk Pansus Tambang
- Rapat Paripurna DPRD Kota Palu Bahas Laporan Reses dan Bentuk Pansus Tambang
- Kontrak Lahan Berakhir, DPRD Dorong Solusi Cepat untuk Huntara Layana
- Aspirasi Jalan hingga Stunting Mengemuka di Musrenbang Palu Utara
- Amankan Harga Jelang Idulfitri, Pemprov Sulteng Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Delapan Titik
“Untuk Ramadan dan Idulfitri itu spesial karena biasanya orang butuh pecahan-pecahan yang punya arti lebih khusus walaupun nilainya lebih kecil,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jumlah uang yang disiapkan tahun ini lebih besar dibandingkan periode Ramadan sebelumnya agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Menurut dia, BI Sulteng menyediakan sekitar Rp2,86 triliun atau meningkat dibandingkan tahun lalu, seiring kenaikan permintaan uang tunai di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi dan tradisi pembagian THR.
Di Kota Palu, layanan penukaran uang dibuka di Lapangan Pelti pada 2–3 Maret dan dilanjutkan di Masjid Raya Darussalam pada 4 hingga 11 Maret.
“Tahun ini kami menyediakan sekitar 2,8 triliun, lebih banyak dibandingkan Ramadan tahun lalu, supaya lebih banyak lagi masyarakat yang terpenuhi kebutuhan uang rupiahnya,” katanya.
Selain di Palu, BI juga bekerja sama dengan 22 perbankan melalui 26 titik layanan penukaran yang tersebar di sejumlah daerah, antara lain Tolitoli, Poso, Luwuk, dan Bungku.
Ia menambahkan, sebagai ibu kota provinsi, Palu mendapatkan alokasi lebih besar karena jumlah penduduk dan aktivitas transaksi yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lain.
Bank Indonesia mengimbau masyarakat melakukan penukaran melalui layanan resmi yang telah disediakan guna menghindari praktik perantara yang dapat merugikan. (Rul/Nl)










