- Karyawan Kafe di Palu Ditemukan Tewas Terjepit di Lift Barang, Jenazah Dipulangkan ke Tada
- KONI Sulteng Mulai Matangkan Persiapan Hadapi PON Pantai 2026
- Skema Bansos Berubah! Mulai 2027, Penerima Bakal Dapat Transfer Tunai
- Penerbangan Bandara IMIP ke Palu Resmi Beroperasi, Waktu Tempuh Hanya 45 Menit
- Ratusan PPPK Nakes Sulteng Minta Kepastian Status, Gubernur Langsung Hubungi Wamenkes
- Pertamina Minta Maaf, Rencana Wajib Tunjukkan STNK Saat Beli BBM Subsidi Dibatalkan
- 318 Kebakaran Terjadi di Palu hingga Agustus 2026, Mantikulore Tertinggi
- Mulai 15 September, Isi Biosolar di Sejumlah SPBU Wajib Bawa STNK
- Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, Ini Aturan Baru Kemenhub
- Piala Soeratin Sulteng Resmi Bergulir, Gubernur Dorong Pembinaan Berjenjang Menuju PON 2028
Turnamen Tenis Rektor Untad Cup II Diminati 15 Provinsi

Keterangan Gambar : Sebanyak 15 provinsi di Indonesia ambil bagian dalam ajang Turnamen tenis Rektor Untad Cup II 2025 yang digelar di Stadion Tenis Universitas Tadulako, Palu, mulai 12 hingga 16 November 2025. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu - Turnamen tenis Rektor Untad Cup II 2025 mencatatkan antusiasme tinggi.
Sebanyak 15 provinsi di Indonesia ambil bagian dalam ajang yang digelar di Stadion Tenis Universitas Tadulako, Palu, mulai 12 hingga 16 November 2025.
Baca Lainnya :
- Program Berani Cerdas Sulteng Siap Buka Beasiswa S2 Tahun Depan
- Sensor Film Hadapi Tantangan Era Digital, LSF Dorong Revisi UU Perfilman
- Sudah Diusulkan, Guru Tua Belum Juga Jadi Pahlawan Nasional
- Dua Spesialis Curanmor Ditangkap, Puluhan Motor Diamankan Polisi
- Pelaku Penganiayaan Berujung Maut di Palu Serahkan Diri ke Polisi
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Universitas Tadulako (Untad) mulai diperhitungkan sebagai tuan rumah kompetisi tenis berskala nasional.
Rektor Universitas Tadulako, Prof Amar, mengatakan turnamen tahun ini merupakan kelanjutan dari penyelenggaraan pertama yang digelar tahun lalu.
“Alhamdulillah turnamen tercatat dalam salah satu event olahraga tenis nasional,” ujarnya diwawancarai media ini usai pembukaan, Rabu (12/11) pagi.
Ia menyebut, jumlah peserta tahun ini meningkat tajam dibanding sebelumnya.
Selain berasal dari berbagai daerah di Sulawesi, juga datang dari luar pulau seperti Manado, Kalimantan, Ternate, dan Gorontalo.
“Kalau tidak salah ada dari 15 provinsi,” kata Prof Amar.
Turnamen ini terbagi dalam sejumlah kategori, di antaranya profesional, bebas, pasangan, dan kelompok umur dengan total hadiah Rp110 juta.
Rektor Untad berharap ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana membangun jejaring antarpecinta tenis di Tanah Air.
“Jadikan ajang ini sebagai momen silaturahmi sekaligus memperkenalkan olahraga tenis kepada masyarakat, serta komitmen kami di Universitas Tadulako untuk mendukung pengembangan tenis di Sulawesi Tengah,” ungkapnya.
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti), Nurdin Halid, menilai turnamen ini menjadi contoh ideal dalam menggabungkan pembinaan atlet muda dan peningkatan prestasi.
“Ini luar biasa karena tidak hanya lokal tapi mendatangkan dari 15 provinsi. Yang paling menggembirakan, ini dari mulai umur 12, 14, 16, hingga senior,” kata Nurdin Halid.
Ia menyebut, kepedulian kampus terhadap pembinaan olahraga merupakan kunci kemajuan prestasi.
Menurutnya, dunia pendidikan memiliki peran penting dalam melahirkan atlet berkarakter dan berdaya saing.
“Kalau kampus punya kepedulian dan perhatian kepada pembinaan olahraga, maka yakin itu akan bisa berkembang,” ujarnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, turnamen ini juga menegaskan kesiapan fasilitas tenis Universitas Tadulako yang dinilai layak untuk menggelar even berskala nasional.
Turnamen ini juga sebagai penegasan bahwa Universitas Tadulako saat ini telah memiliki fasilitas olahraga tenis yang mendukung kompetisi berskala nasional. (Rul/Nl)










