- Kampung Baru Fair Absen Tahun Ini, Lebaran Mandura Tetap Jalan di Masjid Jami
- Packing House Durian di Parimo Resmi Beroperasi, Buka Peluang Ekspor dan Serapan Tenaga Kerja
- Haul Akbar Guru Tua ke-58 di Palu Siap Digelar, Diperkirakan Dihadiri 75 Ribu Jamaah
- MBG Mau Dikurangi Jadi 5 Hari, Purbaya Sebut Bisa Hemat Rp 40 Triliun
- Polresta Palu Soroti Dugaan Teror Penyiraman Air Keras ke Kendaraan Warga di Palu
- Puncak Arus Balik, 2.888 Penumpang Melintas di Pelabuhan Pantoloan
- Fathur Razaq Gelar Halal Bihalal di Jogja untuk Warga Sulteng di Rantau
- Arus Balik Lebaran di Terminal Mamboro Naik 120 Persen, Puncak Terjadi pada H+2
- Dua Remaja Dilaporkan Hilang Saat Mendaki Gunung Dako di Tolitoli
- Aktivis dan Mahasiswa di Sulteng Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Unazlam Palu Perkuat Jejaring Internasional, Ketua Yayasan Tekankan Pentingnya Social Profit

Keterangan Gambar : Unazlam Palu kembali menggelar Wisuda Sarjana dan Pascasarjana angkatan ke-V melalui rapat senat terbuka luar biasa di Ballroom Hotel Aston, Sabtu (29/11) pagi. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Universitas Abdul Azis Lamadjido (Unazlam) Palu kembali menggelar Wisuda Sarjana dan Pascasarjana angkatan ke-V melalui rapat senat terbuka luar biasa di Ballroom Hotel Aston, Sabtu (29/11) pagi.
Sebanyak 98 lulusan resmi dikukuhkan pada prosesi yang turut dihadiri jajaran pimpinan kampus, LLDIKTI Wilayah XVI, serta sejumlah tamu undangan.
Baca Lainnya :
- Masjid Perahu Pertama di Palu, Masigi Sakaya Datokarama Siap Diresmikan
- Masjid Raya Baitul Khairaat Diproyeksikan Jadi Pusat Wisata Religi di Sulawesi Tengah
- Salat Jumat Perdana Tandai Mulainya Operasional Masjid Raya Baitul Khairaat Palu
- Anggota DPRD Palu Minta Tempat Prostitusi Ditutup, Dinilai Langgar Konsep Kota Hijau
- Harga Ikan di Palu Naik Jelang Akhir Tahun, Pedagang Sebut Faktor Cuaca dan Permintaan
Ketua Yayasan Pendidikan Panca Bhakti Sulawesi Tengah, Rendy A Lamadjido, menyampaikan bahwa dalam kurun dua tahun perjalanan, perkembangan Unazlam melampaui ekspektasi awal.
Menurutnya, kampus tersebut kini mulai menapaki jejaring internasional dan dikenal lebih luas.
“Perkembangan yang dicapai sangat luar biasa. Dalam waktu singkat, Unazlam tidak hanya berkiprah di tingkat nasional, tapi juga mulai dikenal di tingkat internasional,” ujar Rendy.
Ia menuturkan bahwa Unazlam telah menjalin kemitraan dengan institusi di 58 negara, termasuk peluang kerja sama pendidikan dengan sejumlah universitas luar negeri.
Rendy juga menegaskan bahwa sejak awal, pendirian kampus ini dilandasi filosofi social profit, pendidikan yang menekankan manfaat sosial, bukan keuntungan finansial semata.
“Banyak mahasiswa kita berasal dari keluarga sederhana. Jika hari ini Unazlam tetap berdiri dan berkembang, itu karena niat baik untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada masyarakat,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Rendy memaparkan sejumlah program yang tengah dikembangkan, salah satunya pembukaan kelas Bahasa Mandarin setelah kerja sama dengan pemerintah Beijing dan konsulat Tiongkok.
Mahasiswa baru diwajibkan memilih satu dari tiga bahasa internasional sebagai kompetensi tambahan, yakni Mandarin, Arab, atau Inggris.
Tak hanya di bidang akademik, Unazlam juga menyiapkan program pertanian terpadu di atas lahan 100 hektare serta pengembangan peternakan berbasis rekayasa genetika dengan target menghasilkan sapi unggul dalam satu dekade ke depan.
Rendy turut menyinggung kondisi kampus yang sempat terdampak bencana pada 2018 serta kebakaran yang pernah terjadi.
Ia menyebut dukungan pemerintah pusat kembali membuka peluang pemulihan, termasuk rencana pembangunan asrama mahasiswa.
Selain itu, yayasan tengah menyiapkan pembangunan perpustakaan lima lantai dan gedung delapan lantai untuk memenuhi kebutuhan sejumlah fakultas.
Di hadapan para wisudawan, Rendy mengingatkan bahwa wisuda bukan ajang seremonial, melainkan pintu masuk dunia profesional. Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan antara tenaga akademik, mahasiswa, dan alumni dalam memajukan kampus.
“Unazlam hanya bisa maju jika kita bergerak bersama. Untuk para lulusan, tetaplah menjadi bagian dari keluarga besar Unazlam,” pesannya.
Sementara itu, Rektor Unazlam, Muh Dharma Halwi, menggarisbawahi pentingnya menjadikan iman dan takwa sebagai dasar ilmu pengetahuan, sesuai tema wisuda kali ini.
Ia menekankan bahwa daya saing lulusan ditentukan oleh integritas, akhlak, dan etos kerja. (Rul/Nl)










