- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
Pipa Proyek Benur Terpasang di Atas Karang Pantai Kaluku, Ekosistem Laut Donggala Terancam?

Keterangan Gambar : Pipa proyek benur tersebut tampak dipasang langsung di atas karang yang berada di kawasan Pantai Kaluku.
Likeindonesia.com, DONGGALA — Instalasi pipa yang terpasang di atas karang di kawasan Pantai Kaluku, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, menjadi sorotan warganet. Kondisi tersebut dinilai dapat mengancam kelestarian ekosistem laut di wilayah tersebut.
Akun Instagram @pantai_kaluku, pada Senin (4/8/2025), membagikan unggahan yang menunjukkan adanya pipa yang disebut bagian dari proyek benur udang vaname.
Baca Lainnya :
- Terbongkar! 12 Paket Sabu Diselipkan di BH Perempuan di Donggala Ditangkap Polisi
- Pinjam Motor ke Rumah Pacar, Pulangnya Jadi Tersangka Curanmor
- QRIS Tap Hadir di Bus Trans Donggala, BI Sulteng: Ini Bukti Inovasi Daerah
- Warga Donggala Keluhkan Pelayanan Lalu Lintas, Polisi Sampaikan Permohonan Maaf
- Kamtibmas Donggala Terkendali, Kasus Kriminal Turun Drastis Lebih dari 50 Persen
"Ini adalah instalasi pipa dari perusahaan benur udang vaname yang ada di Pantai Kaluku, Donggala, dan pipanya ditanam di atas karang yang ke depannya bisa membuat ekosistem bawah laut Donggala menjadi rusak. Bukan cuma di Pantai Kaluku saja!!!!" tulis akun tersebut dalam keterangan unggahannya, dikutip Selasa (5/8/2025).
Unggahan ini memicu respons dari warganet lain yang khawatir terhadap dampak lingkungan jangka panjang.
"Very sad," bunyi komentar akun @coco_saluan.
"Pelanggaran keras," imbuh akun @abdillah_saj.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola proyek maupun instansi terkait mengenai tujuan dan izin pemasangan pipa tersebut.**










