- Kampung Baru Fair Absen Tahun Ini, Lebaran Mandura Tetap Jalan di Masjid Jami
- Packing House Durian di Parimo Resmi Beroperasi, Buka Peluang Ekspor dan Serapan Tenaga Kerja
- Haul Akbar Guru Tua ke-58 di Palu Siap Digelar, Diperkirakan Dihadiri 75 Ribu Jamaah
- MBG Mau Dikurangi Jadi 5 Hari, Purbaya Sebut Bisa Hemat Rp 40 Triliun
- Polresta Palu Soroti Dugaan Teror Penyiraman Air Keras ke Kendaraan Warga di Palu
- Puncak Arus Balik, 2.888 Penumpang Melintas di Pelabuhan Pantoloan
- Fathur Razaq Gelar Halal Bihalal di Jogja untuk Warga Sulteng di Rantau
- Arus Balik Lebaran di Terminal Mamboro Naik 120 Persen, Puncak Terjadi pada H+2
- Dua Remaja Dilaporkan Hilang Saat Mendaki Gunung Dako di Tolitoli
- Aktivis dan Mahasiswa di Sulteng Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Tumbang di Kandang Sendiri, Manajer Persipal Janjikan Evaluasi dan Belanja Pemain di Putaran Kedua

Keterangan Gambar : Persipal Palu. (Foto: Tangkapan Layar IG @persipal_Palu)
Likeindonesia.com, Palu – Awan kelabu belum juga sirna dari langit Stadion Gawalise.
Kekalahan Persipal Palu atas PSS Sleman di kandang sendiri pada Minggu sore (5/10/2025), kembali menambah daftar hasil minor tim kebanggaan Kota Palu itu di ajang Pegadaian Championship Liga 2 musim 2025/2026.
Baca Lainnya :
- Kapal Karam Milik KPLP Terbakar di Pantai Pantoloan, Satu Truk Kontainer Ikut Hangus
- Batas 60 Hari Habis, 15 IUP Tambang di Sulteng Bisa Dicabut
- Warga Geger Temuan Mayat di Bantaran Sungai Palu
- Viral Hina Etnik Kaili, J Kini Dihukum Adat Givu di Palu
- Selama 90 Hari, Balita Stunting di Palu Terima Menu Sehat dari Dapur Sehat
Skor akhir yang tak berpihak membuat para suporter meluapkan kekecewaan di media sosial klub.
Di tengah riuh komentar, Manajer Persipal Palu, Jely Rompas, akhirnya angkat bicara.
“Pasti akan kami evaluasi dengan skema baru. Insyaallah putaran kedua kita akan belanja pemain yang lebih baik lagi,” tulis Jely dalam kolom komentar akun resmi @persipal_palu.
Unggahan itu menjadi sinyal tegas bahwa manajemen mulai membuka ruang pembenahan, baik dalam strategi maupun komposisi pemain.
Jely merespons langsung permintaan salah satu suporter yang mendesak agar seluruh pemain dievaluasi menyeluruh.
Musim ini memang belum berjalan manis bagi Persipal.
Dari beberapa pertandingan awal, tim berjuluk Laskar Tadulako baru mengantongi satu poin dan tertahan di peringkat sembilan dari sepuluh tim di klasemen Grup Timur.
Catatan pahit itu dimulai ketika Persipal kalah tipis 3-2 dari Persiba Balikpapan di laga tandang.
Belum sempat bangkit, kekalahan telak 5-0 dari PS Barito Putera di pertandingan ketiga memperpanjang tren negatif skuad asuhan pelatih lokal itu.
Kekalahan dari PSS Sleman di Palu menjadi titik evaluasi serius bagi manajemen.
Dengan hanya menyisakan tiga pertandingan di bulan Oktober, yakni melawan PSIS Semarang pada 11 Oktober, Persiku Kudus pada 17 Oktober, dan Kendal Tornado FC pada 25 Oktober, Persipal dituntut untuk segera bangkit sebelum menatap putaran kedua.
Meski situasi tim tengah terpuruk, semangat pendukung di tribun maupun dunia maya tak sepenuhnya padam.
Banyak yang berharap langkah evaluasi yang dijanjikan manajemen mampu menghadirkan wajah baru Persipal di paruh musim berikutnya.
Kini, bola berada di kaki manajemen. Jika janji evaluasi dan “belanja pemain baru” benar diwujudkan, harapan untuk melihat Persipal Palu kembali garang di lapangan bukanlah mimpi yang mustahil. (Rul/Nl)










