- Curi AC di Balaroa dan Ujuna, Residivis Ditangkap Polsek Palu Barat
- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
Tumbang di Kandang Sendiri, Manajer Persipal Janjikan Evaluasi dan Belanja Pemain di Putaran Kedua

Keterangan Gambar : Persipal Palu. (Foto: Tangkapan Layar IG @persipal_Palu)
Likeindonesia.com, Palu – Awan kelabu belum juga sirna dari langit Stadion Gawalise.
Kekalahan Persipal Palu atas PSS Sleman di kandang sendiri pada Minggu sore (5/10/2025), kembali menambah daftar hasil minor tim kebanggaan Kota Palu itu di ajang Pegadaian Championship Liga 2 musim 2025/2026.
Baca Lainnya :
- Kapal Karam Milik KPLP Terbakar di Pantai Pantoloan, Satu Truk Kontainer Ikut Hangus
- Batas 60 Hari Habis, 15 IUP Tambang di Sulteng Bisa Dicabut
- Warga Geger Temuan Mayat di Bantaran Sungai Palu
- Viral Hina Etnik Kaili, J Kini Dihukum Adat Givu di Palu
- Selama 90 Hari, Balita Stunting di Palu Terima Menu Sehat dari Dapur Sehat
Skor akhir yang tak berpihak membuat para suporter meluapkan kekecewaan di media sosial klub.
Di tengah riuh komentar, Manajer Persipal Palu, Jely Rompas, akhirnya angkat bicara.
“Pasti akan kami evaluasi dengan skema baru. Insyaallah putaran kedua kita akan belanja pemain yang lebih baik lagi,” tulis Jely dalam kolom komentar akun resmi @persipal_palu.
Unggahan itu menjadi sinyal tegas bahwa manajemen mulai membuka ruang pembenahan, baik dalam strategi maupun komposisi pemain.
Jely merespons langsung permintaan salah satu suporter yang mendesak agar seluruh pemain dievaluasi menyeluruh.
Musim ini memang belum berjalan manis bagi Persipal.
Dari beberapa pertandingan awal, tim berjuluk Laskar Tadulako baru mengantongi satu poin dan tertahan di peringkat sembilan dari sepuluh tim di klasemen Grup Timur.
Catatan pahit itu dimulai ketika Persipal kalah tipis 3-2 dari Persiba Balikpapan di laga tandang.
Belum sempat bangkit, kekalahan telak 5-0 dari PS Barito Putera di pertandingan ketiga memperpanjang tren negatif skuad asuhan pelatih lokal itu.
Kekalahan dari PSS Sleman di Palu menjadi titik evaluasi serius bagi manajemen.
Dengan hanya menyisakan tiga pertandingan di bulan Oktober, yakni melawan PSIS Semarang pada 11 Oktober, Persiku Kudus pada 17 Oktober, dan Kendal Tornado FC pada 25 Oktober, Persipal dituntut untuk segera bangkit sebelum menatap putaran kedua.
Meski situasi tim tengah terpuruk, semangat pendukung di tribun maupun dunia maya tak sepenuhnya padam.
Banyak yang berharap langkah evaluasi yang dijanjikan manajemen mampu menghadirkan wajah baru Persipal di paruh musim berikutnya.
Kini, bola berada di kaki manajemen. Jika janji evaluasi dan “belanja pemain baru” benar diwujudkan, harapan untuk melihat Persipal Palu kembali garang di lapangan bukanlah mimpi yang mustahil. (Rul/Nl)



.jpg)






