- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
12 Kelurahan di Palu Terpapar Pencemaran Udara

Keterangan Gambar : Ilustrasi pencemaran udara. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu mencatat sebanyak 12 kelurahan di Kota Palu mengalami pencemaran udara. Data tersebut termuat dalam laporan statistik Potensi Desa Kota Palu 2025.
Berdasarkan data tersebut, Kecamatan Palu Timur menjadi wilayah dengan jumlah kelurahan terdampak terbanyak, yakni empat kelurahan.
Baca Lainnya :
- Realisasi Program Cetak Sawah Rakyat di Sulteng Capai 4.335 Hektare hingga Akhir 2025
- Tahukah Kamu? Mayoritas Desa di Sulawesi Tengah Berada di Wilayah Tepi Laut
- Sempat Rusak Akibat Pencurian, Perbaikan EWS Tsunami di Lere Telan Anggaran Rp37 Juta
- BMKG Prediksi 2026 Lebih Basah Usai Iklim Ekstrem di Sulteng 2025
- BMKG Catat 160 Gempa Guncang Sulawesi Tengah dalam Dua Pekan
Kecamatan Tatanga dan Ulujadi masing-masing mencatat dua kelurahan yang mengalami pencemaran udara.
Selanjutnya, Kecamatan Tawaeli juga mencatat dua kelurahan, sementara Kecamatan Mantikulore dan Palu Barat masing-masing satu kelurahan.
Adapun Kecamatan Palu Utara dan Palu Selatan tidak tercatat memiliki kelurahan yang mengalami pencemaran udara. Secara keseluruhan, Kota Palu memiliki 46 kelurahan.
Dilihat dari sumber pencemarannya, sebagian besar kelurahan di Kecamatan Palu Timur, Palu Barat, serta satu kelurahan di Kecamatan Tatanga mengalami pencemaran yang berasal dari aktivitas rumah tangga.
Sementara itu, pencemaran yang bersumber dari aktivitas pabrik atau industri usaha tercatat di satu kelurahan di Tatanga, dua kelurahan di Ulujadi, satu kelurahan di Mantikulore, serta satu kelurahan di Tawaeli.
Selain itu, satu kelurahan di Kecamatan Tawaeli dilaporkan mengalami pencemaran dari sumber lain yang belum teridentifikasi.
Sebagai informasi, pencemaran lingkungan hidup atau polusi didefinisikan sebagai masuk atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan komponen lain ke dalam lingkungan hidup oleh aktivitas manusia sehingga melampaui baku mutu lingkungan hidup yang telah ditetapkan. (Nul/Nl)










