- Di Tengah Tekanan Inflasi, 5.000 Paket Sembako Disalurkan untuk Keluarga Desil 1-4 di Morowali Utara
- Muhammadiyah Terbitkan Maklumat Hadapi Kemarau dan Karhutla, Serukan Salat Istisqa hingga Muhasabah
- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
Reaksi Sherly Annavita Soal Pelaporan Ferry Irwandi oleh TNI: Wibawa dan Kepercayaan Publik Menjadi

Keterangan Gambar : Sherly Annavita mengunggah video opini terkait dinamika sosial yang terjadi setelah Markas Besar (Mabes) TNI melayangkan pelaporan terhadap aktivis sosial, Ferry Irwandi. (Foto: @sherlyannavita/Instagram)
Likeindonesia.com, PALU – Kreator konten Sherly Annavita baru-baru ini menyoroti dinamika sosial yang terjadi setelah Markas Besar (Mabes) TNI melayangkan pelaporan terhadap aktivis sosial, Ferry Irwandi. Dalam video terbarunya, Sherly menyampaikan pandangannya bahwa langkah tersebut bisa berdampak pada citra dan kepercayaan publik terhadap institusi militer.
Sherly menekankan bahwa wibawa TNI berisiko menurun di mata masyarakat. Simpati publik terhadap Ferry bisa berbalik menjadi sentimen negatif terhadap TNI jika institusi dianggap menekan aktivis sipil.
Baca Lainnya :
- Menkeu Purbaya: Dana Rp 200 Triliun Dipindahkan dari BI ke Perbankan
- Pajak Pegawai Hotel dan Kafe Bakal Ditanggung Pemerintah hingga Akhir 2025
- Timur Jauh Rusia Diguncang Gempa M 7,4 , Peringatan Tsunami Berlaku
- Gen Z Jadi Kelompok Paling Banyak Menganggur di Indonesia
- Menko Kumham Imipas Yusril: Institusi Negara Tak Bisa Gugat Warga Sipil soal Pencemaran Nama Baik
Respon TNI yang terlihat terburu-buru atau panik juga berpotensi menimbulkan dugaan publik terkait keterlibatan oknum militer dalam kericuhan demonstrasi sebelumnya, sehingga netralitas TNI dipertanyakan.
Selain itu, tindakan ini bisa membangkitkan trauma lama terkait campur tangan militer dalam urusan sipil, yang seharusnya bisa dihindari agar masyarakat tetap menjadi mitra TNI dalam menjaga kedaulatan bangsa.
Sherly menutup pandangannya dengan menekankan pentingnya TNI fokus pada tugas utama: menjaga pertahanan negara dari ancaman asing, demi menjaga kepercayaan publik dan stabilitas nasional.
"Sehingga dengan semua pertimbangan tersebut akan jauh lebih baik dan logis apabila TNI kembali menjaga netralitas dan eksistensinya dengan menjauhi ranah sipil," ujar Sherly, dikutip dari unggahan video melalui akun instagram pribadinya, Senin (15/9/2025).
Bagi yang ingin mendengar langsung pandangan Sherly sekaligus memperdalam kemampuan public speaking, kesempatan hadir terbuka di Seminar Nasional Pelatihan Public Speaking pada Minggu, 21 September 2025, pukul 09.00 Wita di Auditorium Universitas Tadulako, Kota Palu.
Tiket dapat dibeli dengan mudah melalui tixit.id, platform pembelian tiket resmi pertama di Sulawesi Tengah, yang memudahkan peserta mendapatkan akses langsung ke acara berkualitas seperti ini. Jangan sampai ketinggalan kesempatan belajar dan berdiskusi langsung dengan Sherly Annavita!
(Bim/Nl)










