- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Reses Donald Payung Mangawe di Birobuli Utara, Warga Dorong Perbaikan Drainase dan Lingkungan

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kota Palu Daerah Pemilihan Palu III Palu Selatan–Tatanga, Donald Payung Mangawe, dalam kegiatan reses di Jalan Pelita Air Permai 1, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Selasa (3/2) malam. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Anggota DPRD Kota Palu Daerah Pemilihan Palu III Palu Selatan–Tatanga, Donald Payung Mangawe, menjaring aspirasi masyarakat terkait persoalan drainase dan lingkungan permukiman saat kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat (reses) yang digelar di Jalan Pelita Air Permai 1, Kelurahan Birobuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Selasa (3/2) malam.
Dalam reses caturwulan I masa persidangan tahun 2026 masa jabatan 2024–2029 itu, warga menyampaikan sejumlah keluhan, di antaranya saluran drainase yang belum tersambung di sepanjang jalan lingkungan, genangan air saat hujan, pengelolaan sampah, hingga kebutuhan peningkatan keterampilan dan dukungan usaha bagi masyarakat.
Baca Lainnya :
- Jelang Ramadan, Bulog Sulteng Klaim Stok Beras Aman di Angka 22 Ribu Ton
- Update Kualitas Udara Palu, BMKG Ingatkan Jangan Bakar Sampah
- Overkapasitas, 30 Narapidana Rutan Palu Dipindahkan ke Lapas Ampana dan Toli-Toli
- Lewat Reses, Andika Buka Akses Warga Pantau Bantuan UMKM
- Operasi Keselamatan Tinombala 2026 di Sulteng Fokus Angkutan Umum, Tanpa Razia Hadang
Donald menyebut, tingginya antusiasme warga menunjukkan besarnya harapan masyarakat terhadap perbaikan infrastruktur lingkungan, khususnya drainase yang dinilai mendesak.
“Yang utama di sini setelah reses ini saya lihat antusiasnya luar biasa masyarakat di sini, kedua soal drainase ini yang saya harus perjuangkan,” ujar Donald kepada media ini diwawancarai usai reses.
Ia menjelaskan, kondisi drainase di lokasi reses belum merata, di mana pada satu sisi jalan sudah terdapat saluran, sementara sisi lainnya belum memiliki drainase.
Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan genangan air di kawasan permukiman.
“Karena di satu sisi jalan belum ada drainase, yang di tempat lain sudah ada sebelah sisi kirinya, jadi saya akan mengundang dari pihak PU untuk mengukur dan mengestimasi biayanya bagaimana, itu nanti kita aspirasikan ke Pemerintah Kota Palu,” katanya.
Selain infrastruktur, warga juga menyampaikan aspirasi terkait persoalan sampah, akses jalan lingkungan yang sempit, serta permintaan pelatihan keterampilan bagi anak muda dan bantuan peralatan usaha bagi pelaku UMKM di wilayah tersebut.
Donald menyebut, sebagian aspirasi masyarakat sebelumnya telah ditindaklanjuti melalui penyaluran pokok-pokok pikiran (pokir), khususnya untuk kebutuhan sosial kemasyarakatan.
“Sudah ada kemarin, kebetulan ada kelompok ibadah jadi saya bantu kursi kemarin,” ujarnya.
Ia menegaskan, hasil reses tersebut akan menjadi dasar pengawalan aspirasi warga ke depan, dengan prioritas pada perbaikan drainase serta dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.
Terkait aspirasi pelaku UMKM, Donald menyampaikan bahwa permintaan bantuan akan disesuaikan dengan kebutuhan serta mekanisme yang berlaku.
“Ada beberapa UMKM yang minta dibantu usahanya, cuma kan itu semua harus perlihatkan apakah sesuai dengan yang diminta atau bagaimana,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh aspirasi yang dihimpun dalam reses tersebut akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah sesuai kewenangan dan ketersediaan anggaran. (Rul/Nl)










