- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
- Gubernur Anwar Hafid Ungkap Rencana Alun-alun Ikonik di Palu, Konsepnya Mirip Halaman Istana Negara
- Nambaso Fest 2026 Resmi Dibuka, Digelar Meriah Tanpa Membebani Anggaran Daerah
- HUT ke-62 Sulteng, Gubernur Tekankan Pemerataan Kesejahteraan di Seluruh Daerah
- Turun Langsung ke Desa Dalaka, Gubernur Sulteng Tancap Gas Perbaiki Jalan dan Layanan Warga
- Liga 4 Piala Gubernur Sulteng Resmi Bergulir, Talenta Muda Didorong Berprestasi Lewat Sepak Bola
Mahasiswa Palu Barhasil Hack Situs BMKG
Mahasiswa Asal Sulawesi Tengah Dapat Apresiasi dari BMKG Usai Temukan Celah Keamanan

Jakarta – Seorang mahasiswa asal Sulawesi Tengah, Ananda Saputra, berhasil mengukir prestasi yang tidak biasa. Berbekal kemampuan di bidang keamanan siber, Ananda menemukan celah kerentanan pada sistem situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Alih-alih menyalahgunakan temuannya, Ananda memilih untuk melaporkan kerentanan tersebut secara resmi kepada pihak BMKG. Sikap etis dan profesional inilah yang kemudian membawanya pada apresiasi langsung dari lembaga negara tersebut.
Baca Lainnya :
- Persoalan Lahan Eks HGB di Palu Dibahas Bersama ATR/BPN
- Polemik Tambang Liar, Legalitas Skema Koperasi Dinilai Bisa Jadi Solusi
- Polemik HGB Warga Palu, Gubernur Anwar Hafid Pastikan Hak Warga Dikawal
- Longsor Tengah Malam Tutup Jalur Kebun Kopi dan Timbun 9 Kendaraan
- Asprindo Gandeng BRI Buka Peluang Pembiayaan Luas bagi UMKM Sulteng
Dalam keterangan resminya, BMKG menyampaikan penghargaan atas kontribusi Ananda dalam membantu menjaga keamanan sistem informasi mereka. Sebagai bentuk apresiasi, Ananda menerima sertifikat penghargaan resmi dari BMKG.
“Langkah yang diambil Ananda menunjukkan contoh nyata bagaimana kemampuan di bidang siber dapat digunakan untuk tujuan positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar salah satu perwakilan BMKG.
Ananda sendiri berasal dari Desa Balinggi Jati, Sulawesi Tengah. Ia mengaku tidak menyangka bahwa aksinya akan mendapat perhatian langsung dari BMKG. “Saya hanya ingin membantu. Bagi saya, menjaga keamanan siber bukan hanya soal teknologi, tetapi juga tanggung jawab,” tutur Ananda.
Kisah ini sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda di daerah bahwa potensi besar dalam dunia teknologi bisa memberikan dampak nyata jika diarahkan dengan benar.
Dengan pencapaiannya ini, Ananda menegaskan bahwa seorang mahasiswa dari daerah pun mampu memberikan kontribusi penting bagi keamanan digital nasional.










